Pahala Ibadah Haji

Pahala Ibadah Haji

 

Gema JUMAT, 2 Oktober 2015

Oleh : H. Ameer Hamzah

Putih-putih si bunga putih, yang lebih putih bunga melati/Putih bersih hati nan suci, peci putih pertanda haji/haji mabrur pahalanya tinggi, penghuni surga di akhirat nanti. (Syair: Abu Raudhah).

Pahala Haji yang mabrur sudah sangat populer kita dengar adalah surga. Rasulullah bersabda: Haji mabrur, tidak ada balasan baginya yang pantas kecuali surga (HR Bukhari-Muslim). Mungkin karena itulah ummat Islam sangat termotivasi untuk melaksanakan ibadah haji. Rasulullah menambahkan dalam hadis lain: Berhajilah kamu, haji itu dapat membersihkan dosa-dosa seperti seseorang menyiram air di atas kain, sedikit demi sedikit airnya menuai sampai kering. (HR Thabrani).

Tanda-tanda haji mabrur antara lain; Pertama, sepulang dari haji amal ibadahnya lebih baik dari sebelum berangkat haji. Misalnya, dulu shalat tidak berjamaah, sekarang justeru suka shalat berjamaah. Hatinya terikat dengan masjid. Mereka takut kepada Allah SWT. Maka mereka suka shalat di masjid, karena pahalanya berlipat ganda. Shalat jamaah itu pahalanya 27 kali shalat sendirian.

Kedua, suka bersedekah, tidak kikir lagi seperti sebelum berangkat haji. Sedekah itu dapat pahala yang besar. Sedakah wajib yakni zakat harta dan zakat fitrah. Sedekah sunat juga diberikan. Allah akan mensucikan harta mereka. “Dan pada harta mereka itu ada hak bagi orang miskin yang tidak dapat bahagian….” (QS Az-Zariat: 19).

Ketiga, jujur dan amanah. Sifat ini sekaligus menolak sifat munafik dalam diri seseorang. Sebab orang yang suka berdusta dan tidak amanah itu adalah sifat-sifat munafik yang wajib dijauhi. Sangat tidak pantas sifat tercela itu ada pada seorang yang sudah menunaikan ibadah haji.

Keempat, menjaga harga diri, tidak membuat keonaran. Kelima, suka menyebar salam. Hikmah salam adalah dapat menghapuskan dengki dan benci, menyuburkan silaturrahmi, menjauhkan sifat sombong, dan mendapat pahala dari Allah SWT. Keenam, menjaga lidah dari kata-kata kotor. Suka menelaah ilmu, baca Al Quran dan ha- dits nabi.

Bagi yang tidak sempat menunaikan ibadah haji, juga Allah SWT menyediakan pahala yang sebanding dengan pahala haji. Antara lain: Pertama, hakim yang adil, pahalanya sangat besar. Kedua, shalat shubuh dan Isya berjamaah. Ketiga, berperang di jalan Allah SWT. Keempat, menuntut ilmu agama. Kelima, umrah bulan Ramadhan. Keenam, berbuat baik kepada dua orang tua. Ketujuh, kasih sayang kepada anak yatim dan fakir miskin.

comments

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.