2017 Baitul Mal Target ZIS Rp 256 M

2017 Baitul Mal Target ZIS Rp 256 M

indexGema JUMAT, 29 JULI 2016

Banda Aceh (Gema)-Rapat Kerja Baitul Malse-Aceh berakhir pada Kamis  (28/07) di Hotel Permata Hati. Hasil rapat pleno semua komisi menyimpulkan beberapa rekomendasi, salah satunya target pengumpulan Zakat, Infaq dan Shadaqah (ZIS) 2017 sebesar Rp 256 Milyar.

Plt Kepala Baitul Mal Aceh, Dr Armiadi Musa MA mengatakan target tersebut meningkat sekitar 20 persen dibanding penerimaan tahun 2015 yang terkumpul sebesar Rp 218 Milyar. Hal itu juga sejalan dengan target yang diberikan nasional untuk Aceh.

Selain terget ada beberapa rekomendasi lainnya yang dibahas bersama 23 Baitul Mal se-Aceh, yaitu Kontribusi Pendistribusian dan Pendayagunaan ZIS dalam pengentasan kemiskinan sebanyak 4.958 musthiq pada tahun 2017.

“Saya melihat semangat amil tahun ini cukup baik, maka semangat ini perlu dipelihara sehingga tujuan utama kita untuk mengentaskan kemiskinan di Aceh cepat terwujud. Begitu juga terkait program perlu ditingkatkan, sesama Baitul Mal di daerah harus saling sharing jenis-jenis program yang dilaksanakan,” kata Armiadi di sela-sela penutupan.

Ditambahkannya, harus ada sinergisitas dan keputusan bersama antar instansi terkait pengentasan kemiskinan mulai dari provinsi sampai kabupaten/ kota. Maka masing-masing Baitul Mal Kabupaten/kota perlu melakukan koordinasi dengan berbagai pihak serta penyesuaikan dengan data Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) di daerah masing-masing.

“Kita perlu kejelasan siapa yang berwenang untuk melakukan pendataan kemiskinan di Provinsi/Kabupaten/Kota supaya tidak tumpang tindih dengan data dari Badan Pusat Statistik (BPS),” ujar Armidi.

Selanjutnya, setiap kabupaten/kota akan melaksanakan ZIS Commodity Development (ZCD) pada dua lokasi. Program ini nantinya diarahkan
sebagai desa/gampong yang berbasis/berciri gampong sadar zakat.

”Kedepan Baitul Mal Aceh dan Baitul Mal Kab/Kota akan memperkuat regulasi pelaksana yang mendukung optimalisasi penghimpunan ZIS,” tandasnya.

Armiadi berharap apa yang telah dirumuskan dalam rapat kerja tersebut dapat dijalankan dengan baik sehingga target yang ingin dicapai terlaksana dengan baik. Oleh sebab itu perlu dukungan dari semua pihak untuk mensukseskan program-program tersebut.

Rapat kerja yang dilaksanakan selama tiga hari tersebut menghadirkan beberapa narasumber dari lokal dan nasional. Dari nasional Baitul Mal
mengundang Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), Prof Dr Bambang Soedibyo MBA yang juga mantan menteri perekonomian dan
menteri pendidikan. Sedangkan dari lokal juga diundang dari Bappeda Aceh.Rel/Sayed

comments

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.