Muhasabah Awal Tahun

Muhasabah Awal Tahun

Gema JUMAT, 07 OKTOBER 2016

“Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat); dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan”. (QS. Al Hasyr: 18).

Tanpa terasa waktu terus berputar, hari berganti hari, bulan dan tahun pun kita lalui dengan berbagai aktivitas. Kita baru saja memasuki tahun baru 1438 Hijriyah dan menutup buku tahun 1437 H. Seiring dengan perjalanan waktu, umur kitapun semakin berkurang, yang kemudian harus menuju masa kematian. Maka sebaik-baik pekerjaan dalam menyambut tahun baru Hijriyah  adalah Muhasabah (introspeksi diri).

Muhasabah atau evaluasi diri sangat perlu kita lakukan tidak hanya di awal tahun, bahkan setiap hari untuk menilai dan menimbang amalan-amalan yang telah kita perbuat. Menilai diri sendiri bukan hanya untuk mengetahui seberapa besar perbuatan kita, juga untuk mengendalikan semua bentuk amalan perbuatan yang hendak kita lakukan dengan penuh pikiran, pertimbangan dan pertanggungjawaban.

Rasulullah SAW pernah mengingatkan umatnya tentang perbuatan yang tercela, dengan sabdanya: “Tanda kecelakaan itu ada empat: Pertama, tidak mau mengingat dosa yang telah lalu, padahal dosa-dosa itu tersimpan di sisi Allah SWT; Kedua, menyebut-nyebut segala kebaikan yang telah diperbuat, padahal siapa pun tidak tahu apakah kebaikan kebaikan itu diterima atau ditolak; Ketiga, memandang orang yang lebih unggul dalam soal duniawi, dan; Keempat, memandang orang yang lebih rendah dalam hal agama.”

Rasulullah SAW juga bersabda : “Orang yang cerdas adalah orang yang menghitung-hitung amal baik (dan selalu merasa kurang) dan beramal shaleh sebagai persiapan menghadapi kematian”. Dalam sebuah atsar yang cukup mashur dari Umar bin Khaththab ra beliau berkata : “Hitunglah amal kalian, sebelum dihitung oleh Allah”

 

comments

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.