Giatkan Motivasi Qurban

Giatkan Motivasi Qurban

GEMA JUMAT, 11 AGUSTUS 2017

Oleh: Sayed Muhammad Husen

Mengapa sebagian muslimin belum juga berqurban, padahal dilihat dari segi fi nansial mampu melakukannya setiap tahun? Jawaban sementara, karena belum mendapatkan motivasi yang cukup untuk berqurban. Dakwah yang dibaca atau didengarnya, bulum meyakinkan dirinya, bahwa qurban memiliki hikmah besar bagi kebahagian diri dan keluarga.

Motivasi qurban perlu dilakukan terus menerus dengan cara-cara yang modern. Kita dapat menggunakan berbagai bentuk komunikasi untuk menjelaskan qurban sebagai kebutuhan bagi setiap pribadi muslim.

Perlu dijelaskan juga, qurban bisa direncanakan dan dilakukan dengan cara yang praktis dan mudah. Qurban dikelola dengan baik oleh kelompok atau organisasi.

Kita perlu menjelaskan, bahwa qurban dilaksanakan atas perintah Allah Swt: “Dirikanlah shalat dan berqurbanlah (an nahr).” (QS. Al Kautsar: 2) dan diperkuat dengan hadits Rasulullah Muhammad Saw: “Rasulullah shallallaahu ’alaihi wa sallam berqurban dengan dua ekor kambing kibasy putih yang telah tumbuh tanduknya. Anas berkata: “Aku melihat beliau menyembelih dua ekor kambing tersebut dengan tangan beliau sendiri. Aku melihat beliau menginjak kakinya di pangkal leher kambing itu. Beliau membaca ‘bismillah’ dan bertakbir.” (HR Bukhari dan Muslim).

Qurban dilaksanakan untuk menyempurnakan ketaqwaaan kepada Allah Swt. “Daging-daging unta dan darahnya itu sekali-kali tidak dapat mencapai (keridhaan) Allah, tetapi ketakwaan dari kamulah yang dapat mencapainya.” (QS Al Hajj: 37). Sungguh Allah akan menilai dan menghargai ketaqwaan seseorang melalui berkah yang akan diperoleh tanpa diduga-duga.

Qurban kita lakukan sebagai bentuk syukur atas berbagai nikmat yang kita peroleh. Kita tak mampu menghitung dan membalas nikmat, karunia dan fasilitas yang kita peroleh cuma-cuma dari Allah Swt. Maka wajarlah kita mensyukurinya setiap waktu, salah satunya dengan berqurban dan meningkatkan kepedulian kepada sesama muslim.

Untuk meningkatkan minat dan syiar qurban, para pekerja Islam dapat memperkuat kegiatan marketing komunikasi seperti yang dilakukan oleh Lembaga Amil Zakat (LAZ), Ormas Islam dan komunitas sosial lainnya. Pegiat manajemen qurban melakukan pendataan, motivasi dan mengelola qurban secara profesional. Kita dapat giatkan motivasi qurban melalui khutbah, pengajian, ceramah, pubikasi, kampanye melalui media atau pendekatan individual. Menjelang Idul Qurban 1437 hijriah, masih cukup tersedia waktu untuk kita intensifkan motivasi qurban di sekitar kita.

comments

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.