Kiprah Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) di Aceh

Kiprah Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) di Aceh

GEMA JUMAT, 29 SEPTEMBER 2017

Pengurus Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Aceh, telah menggelar dua kegiatan bertema Syari’ah, yaitu Sekolah Pasar Modal Syariah dan Asuransi Syariah di Anjong Mon Mata pada tanggal 16-19 April 2016 lalu.
Pengurus MES berharap, dua kegiatan ini dapat memberikan edukasi kepada masyarakat agar paham dan tahu tentang investasi pasar modal dan asuransi berbasis syariah. Sehingga minat masyarakat membangun usaha dan mengembangkan bisnis syariah semakin terpacu.
T Hanansyah SE Ak, selaku Ketua Panitia seminar ini menjelasakan, bahwa kegiatan ini dilaksanakan karena Aceh menerapkan syariat Islam, sehingga memiliki potensi besar untuk dikembangkan sistem ekonomi syariah.
“Kita ingin mengedukasi dan mensinergikan antara Pemerintah Aceh dan MES dalam pengembangan perekonomian syariah di daerah berjuluk Serambi Mekah ini,” terang Hanansyah.
Dalam kesempatan tersebut, Aminullah Usman, SE Ak, MM, Ketua MES Aceh, mengatakan, penyelenggaraan kedua kegiatan ini di Aceh merupakan suatu kebanggaan. Mantan Direktur Bank Aceh itu meyakini, kegiatan ini akan membentuk sumber daya baru yang nantinya mampu menjalankan dan mengembangkan ekonomi berbasis Syari’ah.
“Adalah seuatu hal yang membanggakan karena Aceh ditunjuknya sebagai tuan rumah kegiatan ini. Oleh karena itu, kita tentu saja berharap kegiatan ini akan mampu membentuk sumber daya insan yang punya kemampuan untuk mengembangkan ekonomi syariah di daerah yang kita cintai ini,” harap Aminullah.

Sementara itu, Gubernur Aceh, dr H Zaini Abdullah yang diwakili Staf Ahli Bidang Ekonomi, Bustami, SE, M Si, berharap agar Seminar Sekolah Pasar Modal Syari’ah yang diselenggarakan oleh MES ini dapat memberi wawasan lebih dalam kepada masarakat Aceh agar tertarik dengan usaha pasar modal berbasis Syari’ah.

“Kita umat Islam sudah selayaknya memahami cara berinvestasi yang baik, agar investasi itu mampu memberi keuntungan kepada diri sendiri dan orang lain,” kata Bustami, saat membacakan sambutan Gubernur.

Dalam sambutannya, Gubernur Aceh juga berharap agar Seminar Sekolah Pasar Modal Syari’ah ini tidak semata memberi tambahan pengetahuan tetapi juga menjadi suatu daya tarik kepada masyarakat agar menggeluti usaha pasar modal, sehingga lebih mengenal variasi pasar modal di tanah air, khususnya yang berkaitan dengan pasar modal syariah.

“Dengan begitu, aktivitas pasar modal tersebut sejalan dengan spirit masyarakat Aceh yang menerapkan hukum syariat Islam sebagai pegangan dalam kehidupan sehari-hari,” lanjut Gubernur.

Kampanyekan Ekonomi Syariah

Perkumpulan Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Aceh kampanyekan pengembangan penerapan ekonomi syariah di Aceh dari berbagai faktor, sehingga menjadi pilihan utama bagi masyarakat dalam kegiatan usaha.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Umum, Teuku Hanan Syah pada saat buka puasa bersama MES di kediaman Wali Kota Banda Aceh terpilih, Aminullah Usman, di Banda Aceh, Rabu, (14/6).

“Ini bertujuan supaya terciptanya masyarakat yang melaksanakan kegiatan ekonomi dengan mengikuti syariat Islam secara kaffah di Aceh,” kata Hanan Syah.

Hanan Syah juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk secara bersama sama mengkampenyekan ekonomi syariah, itu penting untuk meningkatkan hubungan antar anggota dan otoritas yang terkait dengan kegiatan ekonomi keuangan syariah.

“MES ini bukan membawa kearah politik, tapi bagaimana membentuk kebersamaan, saling berbagi informasi, sekaligus buka puasa bersama,” ujarnya.

Sejaun ini, MES Aceh juga sudah membentuk qanun lembaga keuangan, ini bertujuan bagaimana kedepan dapat mengahpus riba dan kegiatan ekonomi. Dengan demikian dapat menghidupkan kembali ekonomi masyarakat bawah. “Ini kami gagas bagaimana orang bisa keluar dari hutang,” katanya. (net/dbs)

 

comments

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.