Untukmu Kemalahayati

Untukmu Kemalahayati

GEMA JUMAT, 17 NOVEMBER 2017

Oleh: Ameer Hamzah

Ketika dalam ayunan engkau mendengar syair sang ibu.
Do e do kododa idang, seulayang blang putoh taloe
Beurijang rayeuek aneuek lon sayang, jak bantu prang bela nanggroe
Do e do kudoda idi, boh gadongdi kafe pula
Beurijang rayeuek Keumalahayati, Jak bantu Abi bila agama
Do e do ku doda ido, boh tulo boh cicem pala
Beurijang rayeuek dara baro, meuteumeueng sidroe panglima
Dan setelah engkau tumbuh menjadi gadis remaja
Engkaupun masuk di Akademi Maritim Mililter di Bitai
Di Akademi itu engkau jatuh cinta!
Engkau bertemu suami Laksamana muda, Cut Agam yang tampan
Engkau belajar agama dan ilmu jihad sabilillah
Setelah suamimu Laksamana Cut Agam syahid di laut Malaka!
Emosionalmu seperti ombak samudra!
Engkau minta pada Sultan supaya memimpin Armada Inong Balee
Engkaupun dipercaya menjadi Laksamana perempuan pertama di dunia!
Lebih 2000 prajurit perempuan siap berperang bersamamu
Kemampuanmu tak perlu diragukan
Engkaupun menghadang musuh-musuh yang datang
Engkau membunuh Cornelis de Houtman
Engkau membakar semangat perjuangan
Engkau bergempita! Allahu Akbar, Allahu Akbar!
Keumalahati, engkau memang pahlawan hebat
Meski pengakuan itu sangat terlambat!
Keumalhayati kami mengenangmu
Sampai kapannpun engkau bunga yang tak pernah layu.
Banda Aceh, November 2017

comments

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.