Fondasi SDM Berkarakter

Fondasi SDM Berkarakter

GEMA JUMAT, 01 DESEMBER 2017

oleh:  Sayed Muhammad Husen

Membangun insan berkarakter menjadi isu utama dalam peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) masa kini. Mustahil sebuah organisasi, masyarakat dan negara akan semakin baik apabila tidak didukung SDM yang berkualitas dan berkarakter. SDM berkarakter menjamin perubahan yang islami dan menghargai kemanusiaan.

Karena itu, dalam rangka menyegarkan kembali ingatan kita terhadap misi kerasulan, seharusnya kita kembali mengkaji fondasi pembangunan karakter manusia yang telah diletakkan  Rasulullah Muhammad Saw: Pertama, SDM  berkarakter harus memiliki tauhid yang bersih. Rasulullah Saw berhasil membina insan yang semata-mata percaya pada kekuatan dan kekuasaan Allah Swt.

Kedua, SDM berkarakter bagus ibadahnya. Ibadah adalah bukti penghambaan kepada Allah Swt. Selain ibadah yang bersifat pribadi, dia juga melakukan ibadah sosial sebagai bakti terhadap pebaikan kehidupan yang lebih baik di lingkungannya. Dia juga memahami bahwa pekerjaan dan profesi yang ditekuni bagian dari ibadah.

Ketiga, SDM berkarakter yang dibina Rasulullah Saw adalah yang  berakhlak mulia.  Dia memiliki akhlak terpuji, teladan dalam kehidupan dan mampu menggerakkkan manusia lainnya berbuat kebaikan.  Tanpa berkata-kata pun pribadinya menjadi contoh bagi banyak orang. Perbaikan akhlak ini menjadi prioritas dakwah kenabian.
Keempat, SDM berkarakter mampu mengelola waktu dengan baik. Dalam hal ini Rasulullah Saw mewanti-wanti pengikutnya supaya mengutamakan waktu yang tersedia. Rasulullah meminta kita menggunakan lima kesempatan yang ada: waktu muda, waktu sehat, waktu kaya, waktu luang dan waktu ketika masih hidup.  SDM berkarakter disipilin menggunakan waktu.
Dan terakhir, kelima, Rasulullah Saw membentuk SDM sahabat dengan kasadaran menjadi manusia yang bermanfaat bagi manusia lain. Dalam konteks ini Rasulullah mengatakan, “Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi sesama manusia (HR Ahmad, Thabrani, dan Daruqutni). SDM berekarkter berlomba-lomba memberi manfaat bagi manusia dan kehidupan.

Jadi sudah semestinya kita kembali menyadari dan mempedomani fondasi karakter yang dibentuk Rasulullah Saw.  Dengan fondasi itu, kita akan mendapati SDM unggul yang dibutuhkan dalam semua sektor kehidupan. SDM ini kita siapkan sejak dani dari keluarga, lembaga pendidikan dan dalam masyarakat.

Sungguh kita mendambakan SDM yang mampu menyelamatkan kondisi bangsa, agama dan kehidupan kemanusiaan. Dengan berpedoman pada ajaran Rasulullah Saw tentang pendidikan karakter dan akhlak mulia, kita akan mendapatkan SDM unggul, mandiri dan taqwa.

 

 

comments

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.