Walikota Serahkan Bonus 56 Kafilah MTQ  

Walikota Serahkan Bonus 56 Kafilah MTQ  

 

GEMA JUMAT, 15 DESEMBER 2017

Banda Aceh (Gema)

Setelah penyerahan secara simbolis pada Senin (3/12) lalu, ke-56 Kafilah MTQ Banda Aceh yang ikut serta pada MTQ Aceh XXXIII di Idi, Aceh Timur, menerima bonus dari Pemerintah Kota Banda Aceh.

Bonus berupa dana pembinaan senilai Rp 300 juta tersebut diserahkan secara tunai kepada seluruh kafilah secara tunai di Pendopo Wali Kota Banda Aceh, Rabu (13/12) malam.

Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman dalam sambutannya menyampaikan apreasiasi kepada seluruh kafilah atas peningkatan prestasi yang telah diraih pada MTQ Aceh ke-33. “Walau kita masih di peringkat empat, namun perolehan juara meningkat dari dua menjadi tujuh juara pertama di berbagai cabang lomba.”

“Kepada seluruh qari-qariah dan ofisial, kami ucapkan terima kasih atas kerja kerasnya. Bonus yang diberikan pada malam ini merupakan bentuk penghargaan dari Pemko Banda Aceh. Mudah-mudahan ke depan bisa kita tingkatkan lagi bentuk penghargaannya, termasuk kita juga akan memperhatikan masa depan qari-qariah terbaik Banda Aceh,” ungkapnya.

“Prestasi ini bukan hanya harus kita pertahankan ke depan, tapi harus kita tingkatkan. Apalagi saat ini kita tengah memperjuangkan Banda Aceh sebagai tuan rumah MTQ Aceh ke-34 pada 2019 nanti. Insyaallah kita juga akan berjuang menjadi juara umum,” sebut wali kota.

Untuk mencapai hal tersebut, kata Aminullah, Pemko Banda Aceh akan melakukan pembinaan kepada kafilah MTQ secara lebih intensif dan berkesinambungan. “Mulai 2018, kita akan menggelar MTQ secara berjenjang mulai dari tingkat gampong, kecamatan, dan kota.”

Terkait dengan pengajuan sebagai tuan rumah MTQ Aceh ke-34, Aminullah menyebut Banda Aceh sangat siap untuk menyelenggarakannya. “Sebagai kota tujuan wisata islami dan memiliki letak yang strategis, Banda Aceh mudah dijangkau dari daerah manapun.  Hal lainnya, sudah 17 tahun semenjak terakhir kali kita menjadi tuan rumah pada tahun 2000 lalu,” katanya.

“Ajang ini tentu juga sejalan dengan visi Banda Aceh Gemilang dalam Bingkai Syariah yang menjadi cita-cita kita semua. Dan saat presentasi calon tuan rumah kemarin, Banda Aceh yang paling siap, dan semua stakeholder hadir di kantor gubernur. Semua persyaratan telah kita penuhi di samping komitmen tinggi dari Pemko Banda Aceh, pungkasnya.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Syariat Islam Kota Banda Aceh Mairul Hazami menyebutkan, selain kepada peraih Juara I, II, dan III, serta Juara Harapan I, II, III, bonus juga diserahkan kepada para kafilah belum berhasil meraih juara.

“Untuk setiap peraih juara pertama kita berikan bonus Rp 17,5 juta, juara kedua Rp 13,6 juta, dan juara ketiga Rp 11,1 juta. Untuk juara harapan pertama Rp 1,5 juta, harapan kedua Rp 1,3 juta, dan harapan ketiga 1,1 juta. Sementara bagi non juara juga kita berikan masing-masing Rp 500 ribu,” rincinya. (marmus/rel)

 

comments

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.