Sosok Da’i Kondang Sejuta Ummat

Sosok Da’i Kondang Sejuta Ummat

GEMA JUMAT, 29 DESEMBER 2017

Ustadz Abdul Somad, Lc, MA

Kalau sebelumnya, KH Zainuddin MZ terkenal dengan sebutan da’i sejuta ummat, maka kini pantas sebutan itu ditabalkan untuk Ustadz Abdul Somad,Lc, MA (40 tahun). Kepopuleran Ust Somad meroket akhir-akhir ini menyusul berbagai materi ceramahnya via youtube yang ditonton jutaan orang. Da’i asal Pekanbaru Riau kelahiran Asahan Sumatera Utara 18 Mei 1977 ini memang sehari-hari berpenampilan sederhana, berbadan kecil dan kurus sehingga banyak jamaah hampir tidak kenal dirinya.

Namanya dikenal publik karena ilmu dan kelugasannya memberikan penjelasan dalam menyampaikan dakwah yang disiarkan secara luas melalui media sosial. Ustad Abdul Somad adalah sosok ulama cerdas dengan latar belakang pendidikan Islam yang mumpuni. Setiap materi yang disampaikan mudah dicerna apalagi diselingi dengan humor menggelitik. Saat ini Ustadz Somad bertugas sebagai dosen di Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau. Selain Banda Aceh, Ustadz Somad juga pernah memberikan ceramah akbar di Kutacane dan Langsa.

Ustadz Somad menjadi sorotan publik pasca penolakan sejumlah pihak atas dakwahnya. Dia sempat dilarang Ormas di Bali dan terakhir diusir dari Hongkong. Mungkin ada hikmahnya juga ditolak berceramah di Hongkong, sehingga bisa hadir ke Aceh 26 Desember 2017 memberikan tausiyah dalam rangka memperingati 13 tahun gempa besar – tsunami. Lebih dari 20.000 jamaah yang datang dari berbagai daerah tumpah ruah di komplek Ratu Safiatuddin untuk mengikuti ceramah Ustadz Somad hingga pukul 00.15 yang dirangkai dengan acara Zikir Internasional. Menjelang subuh, da’i yang akrab dengan jamaah ini hadir kembali di Masjid Raya Baiturrahman memberikan tausiyah yang dihadiri ribuan jamaah.

Pria yang sempat kuliah S1 di Mesir dan S2 di Maroko mengaku senang hadir di Serambi Mekah. Ia mengeku sangat berkesan dan menyampaikan apresiasinya atas akhlak orang Aceh dalam menyambut dan memuliakan tamunya. Bahkan ia menjelaskan Aceh terkenal dengan gudangnya para ulama seperti Syeh Nuruddin Ar Raniry, Tgk Chik Krueng Kale, Syeh Abdurrauf Assingkili, Hamzah Fansury, Samsuddin Al Sumatrani, Sultan Iskandar Muda dan lain-lain.

Dalam ceramahnya, Somad sering mengajak ummat bangkit untuk kemajuan Islam melalui pembangunan pendidikan Islam.  Juga tentang cara menyikapi perbedaan pendapat di kalangan umat (khilafiyah), soal peran seorang pimpinan atau pemimpin dalam Islam, peran orangtua dalam mendidik anak, serta soal penanggulangan lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT). baskar

 

 

 

comments

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.