Ekonomi Ummat Islam Masih Dikuasai Kapitalis

Ekonomi Ummat Islam Masih Dikuasai Kapitalis

GEMA JUMAT, 05 JANUARI 2018

Dr. Muhammad Yasir Yusuf, MA

Menurut Dr Muhammad Yasir Yusuf, MA (41), salah satu permasalahan mendasar dan fenonenal ummat Islam saat ini adalah kemandirian ekonomi. “Jumlah ummat Islam memang banyak dan diuntungkan dengan keberkahan demografi, namun ternyata masih dijajah oleh ekonomi kapitalis, sehingga ummat Islam tidak berdaya secara ekonomi yang berdampak pada lemahnya posisi tawar di mata dunia,” sebutnya.

Oleh karena itu alumni Program Doktoral School of Social Sciences Center for Islamic Development and Management Studies   (ISDEV), Universiti Sains Malaysia ini merekomendasikan 3 hal guna ekonomi ummat bisa mandiri. Yaitu dengan memaksimalkan upaya produksi masyarakat dalam berbagai aspek produksi seperti bidang perikanan, pertanian dan perternakan atau menghidupkan usaha kecil dan menengah. Selanjutnya membeli dan membela produk ummat Islam dengan konsumsinya serta mengubah prilaku masyarakat untuk berhemat sesuai dengan kebutuhan dan berusaha untuk menabung guna menghadapi masa-masa sulit.

Sehari-hari pria kelahiran Banda Aceh 5 April 1975 ini sejak 2015 sampai sekarang bertugas sebagai dosen  Ilmu Ekonomi Islam merangkap Wakil Dekan I (Bidang Akademik dan Kelembagaan), Fakultas  Ekonomi dan Bisnis Islam, UIN Ar Raniry. Selain itu Yasir kerap mengisi tausiyah pada Subuh Keliling DKMA dan Safari Subuh BBC, bahkan hampir tiap Jumat menjadi khatib pada bebagai masjid di Banda Aceh, Aceh Besar dan kabupaten se Aceh.

Ayah lima putra-putri ini juga sejak tahun ini diangkat menjadi Dewan Pengawas Syariah pada Baitul Qiradh Baiturrahman dan pernah menjadi Sekretaris Dewan Pengawas Baitul Mal Kota Banda Aceh (2005 – 2010).  Dan sejak 2016 hingga sekarang masih menjabat Ketua Yayasan Wakaf Haroen Aly Dayah Darul Quran Aceh. Di samping itu pernah mendapat kesempatan short course ke USA tahun lalu selama 21 hari undangan  Islamic Visitor Leadership Program (IVLP), salah satu tujuannya melihat bagaimana kehidupan masyarakat muslim Amerika dan kebebasan mereka dalam beragama.

Sejak tahun 2001, Muhammad Yasir  sudah menghasilkan sedikitnya 23 karya tulis ilmiah baik dalam bentuk kajian, kertas kerja, jurnal maupun buku. Salah satu karya dalam bentuk buku adalah “Islamic Coorporate Social Responsibility (CSR) – Teori dan Praktek” yang diterbitkan Prenada Media Jakarta. (baskar)

 

comments

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.