Kebun Kurma Aceh

Kebun Kurma Aceh

GEMA JUMAT, 05 JANUARI 2018

Kurma makanan yang sangat sehat. Nabi Muhammad saw. dalam sebuah hadis mengajak umatnya bersedekah meskipun dengan sebutir kurma.

Kurma memiliki sejumlah kelebihan apabila dikonsumsi dengan benar. Kurma mengandung kalsium untuk menjaga kesehatan tulang.  Mengandung nikotin untuk mengatasi gangguan usus. Bernutrisi tinggi dan memiliki zat besi untuk mengatasi anemia. Mengandung kalori tinggi untuk meningkatkan berat badan. Kandungan gulanya bisa menambah stamina. Menjaga kesehatan saraf. Terdapat zat untuk menjaga kesehatan jantung. Ada zat yang mencegah radikal bebas dalam tubuh untuk mencegah kanker. Mengandung serat tinggi yang dibutuhkan tubuh.

Lantas, apakah mungkin kurma ditanam di Aceh? Kita mungkin sering mendengar pertanyaan ini. Ada yang menjawab, ia dapat tumbuh tapi tidak memiliki buah. Rasa penasaran tersebut dijawab oleh Mahdi Muhammad kepada Gema Baiturrahman yang mengunjungi Kebun Kurma Lembah Barbatee di Blang Beurandeh, Aceh Besar. Lokasinya sekitar 12 kilometer dari arah Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) mengarah ke kompleks TNI AU Lanud SIM. Tepat setelah menuruni tempat yang disebut turunan radar. Kebunnya terbagi atas sisi kiri-kanan jalan. Di kedua sisinya memiliki sebuah “ danau” kecil. Tinggi kurma berkisar 2-3 meter.

Mahdi mulai fokus menanam kurma sejak mengundurkan diri sebagai kepala Direktur Surveillance Bank Indonesia  (BI) di Jakarta. Lahan yang sudah ditanami kurma sampai sekarang 20 hektare. Dirinya berperan sebagai salah satu pelopor penanaman kurma di sana. Targetnya, kurma-kurma akan ditanam hingga 290 hektare secara bertahap. Lahan 290 hektare tersebut dimiliki sejumlah kalangan. Apabila tidak ingin dikelola sendiri, boleh meminta bantuan Koperasi Petani Kurma Aceh. Peminat menanam kurma bahkan ada yang berasal dari luar negeri. Kelebihan-kelebihan yang terdapat pada kurma menginspirasikannya untuk menanam kurma.

Mahdi mengatakan, kata “kurma” disebutkan hingga 20 kali dalam Alquran, menandakan betapa pentingnya kurma bagi kehidupan manusia. Penanaman kurma dilakukan berdasarkan sistem pertanian berbasiskan kepada Alquran seperti surat Yasiin ayat 33-34, bunyinya “Dan suatu tanda (kekuasaan Allah yang besar) bagi mereka adalah bumi yang mati. Kami hidupkan bumi itu dan Kami keluarkan darinya biji-bijian, maka dari itu mereka makan. Dan Kami jadikan padanya kebun-kebun kurma dan anggur dan Kami pancarkan padanya beberapa mata air”.

Dari ayat tersebut, dapat dipahami bahwa langkah pertama adalah menanami lahan tandus dengan tanaman biji-bijian, seperti kedelai dan jagung. Kemudian baru menanam kurma. Allah senantiasa memancarkan mata air. “Tahapan langkah ini harus diikuti dengan benar agar kurma tumbuh,” terangnya.

Berdasarkan pernyataan Organisasi Pangan dan Makanan (FAO), kurma bisa tumbuh pada suhu minus 10 sampai suhu 50. Kurma terbagi atas betina dan jantan. Lebih baik kurma tidak ditanam dari bijinya karena 90 persen akan tumbuh berkelamin jantan. Dampaknya, kurma tersebut tidak akan berbuah. Kurma yang ditanam dengan cara anakan, kelaminnya sesuai induknya. Sekarang ada teknologi tissue culture, yakni pengembangan bibit kurma dari sel betina. Ketika ditanam, kurma akan tumbuh dengan jenis kelamin betina. Metode tissue culture hanya terdapat di Inggris dan Perancis. Mahdi memilih memesan bibit kurma dari laboratorium di Inggris. “Kalau di tanah tandus saja kurma bisa tumbuh, apalagi di tanah subur,” lanjutnya.

Apabila dikalkulasikan, satu hektare tanaman biji-bijian jenis jagung dan kedelai, hanya mampu menghidupi 47 orang. Sedangkan satu hektare kurma bisa untuk 380 orang. Umur kurma panjang berkisar seratus tahun hingga lebih dan bisa dipanen beberapa kali. Bagaimana, Anda tertarik menanam kurma?

 

comments

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.