ALLAH, MAHA SEGALA-GALANYA

ALLAH, MAHA SEGALA-GALANYA

GEMA JUMAT, 12 JANUARI 2018

Prof. Dr. Tgk. H. Azman Ismail, MA (Imam Besar Masjid Raya Baiturrahman)

Dan Dialah yang berkuasa atas sekalian hamba- hamba-Nya. DanDialah Yang Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui (Q.S.al- Anam ayat 18)

Ayat ini menerangkan bahwa Allah menyatakan diri-Nyalah yangmenyerahkan semua bentuk kehidupan di dunia, alam ghaib dan semuamakhluk ciptaan-Nya. Semua orang yang perkasa, semua orang yang hebat,semua orang yang mempunyai pengaruh dan memiliki kelebihan darimakhluk-makhluk lainnya, hanya kepadalah semua wajah tunduk.

Segalasesuatu di bawah kekuasaan-Nya. Ketundukan itu karena keagungan,kebesaran, ketinggian dan kekuasaan-Nya serta kecil-lah segala sesuatu dihadapan- Nya, semuanya berada di bawah kekuasaan dan hukum- Nya.

Kekuasaan manusia terbatas, apakah itu sebagai pejabat, presiden,pemimpin, pemerintah dan sebagainya. Juga kekuasaan manusia itu terbatasterhadap orang-orang yang berada di bawah kekuasaan-Nya. Namun Allahadalah Dzat yang memiliki kekuasaan mutlak, tak terbatas dan tak adakekuasaan yang menyaingi atau menyerupai kekuasaan-Nya tersebut. Demikian juga, bahwa Allah maha bijaksana dalam perbuatan-Nya dansegala sesuatu yang pada tempat dan kedudukannya masing-masing.Karena itu Dia tidak memberi kecuali kepada yang berhak dan tidakmencegah kecuali terhadap orang yang berhak untuk dicegah. Berbedadengan ‘kebijaksanaan’ manusia. Manusia kadang-kadang hanya bijaksanapada suatu sisi, namun tidak bijaksana pada sisi yang lain. Kebijaksanaanmanusia, khususnya pada manusia yang memiliki kekuasaan itu biasanyaterhadap hal-hal yang tidak memiliki sangkut paut dengan dirinya,kekuasaan dan kepentingannya. Namun jika suatu peristiwa menyangkut dengan dirinya, kekuasaan dan kepentingannya, seringkali kebijaksanaanmanusia tersebut akan berubah dan akan hilang. Seharusn Seharusnya Sifat kebijaksanaan yang ada pada Allah dijadikan sebagai contoh tauladan manusia dalam menjalankan amanah-Nya sebagai pemimpin di muka bumi.

Kekuasaan manusia akan hilang seiring ajal datang, kebijaksanaanmanusia akan dipertanyakan, jika terdapat masalah yang menyangkutdengan kepentingannya, serta pengetahuan manusia terbatas pada halhal tertentu saja. Tetapi, kekuasaan Allah di atas segala-galanya, kebijaksanaanAllah tak perlu diragukan dan pengetahuan Allah meliputi segala makhluk-Nya di langit dan di bumi, tetapi Allah tidak sewenang-wenang. Segalatindakan Allah adalah yang terbaik dan Allah mengetahui apa yang diperbuatmanusia dan kemudian Allah membalas sesuai dengan perbuatan mereka.Ramadhan akan menjelang, berangkat dari ayat di atas, hendaklah kitajika berkuasa, luruslah dalam berkuasa, jika dituntut bijaksana, makabijaksanalah dalam semua sisi, dan jika berilmu, hendaklah tawadhu’ danterus menambah ilmu pengetahuan dalam bulan suci Ramadhan, sebagai amalan tambahan di samping amalan puasa yang wajib kita jalani. Allahumusta’aan.

 

 

comments

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.