Keurani Subuh Keliling

Keurani Subuh Keliling

 

GEMA JUMAT, 02 FEBRUARI 2018

H. Adnan Ali

Subuh Keliling (Suling) yang berlangsung tiap Sabtu sejak 2012 kini mendapat sambutan di hati para jamaah. Buktinya dari waktu ke waktu, jumlah jamaah semakin meningkat. Menurut Keurani atau Sekretaris Umum Dewan Kemakmuran Masjid Aceh (DKMA) Kota Banda Aceh, Tgk. H. Adnan Ali, SPd.I (46 tahun), Suling digagas dalam rapat pengurus dan mendapat dukungan sepenuhnya dari berbagai pihak.

Sebagai bentuk kecintaannya terhadap lembaga sosial ini, ayah enam putra-putri ini menyediakan

tempat jualannya di lingkungan Gampong Beurawe sebagai Sekretariat. Bahkan, Tgk Adnan menggunakan mobil pickup miliknya demi mendukung kegiatan Subuh Keliling untuk membawa

sarapan pagi bagi jamaah. Sehari-hari selain memberi pengajian rutin bagi anakanak dan ibu-ibu di berbagai tempat, lelaki kelahiran Lhoksukon 13 Pebruari 1972 ini tercatat sebagai penyuluh agama Islam di Departemen Agama Kota Banda Aceh.

Kemampuannya memberi penyuluhan tidak diragukan, sehingga ia ditunjuk sebagai salah seorang da’i Dinas Syariat Islam Kota Banda Aceh dan Ketua Bidang Pelatihan Manasik Haji IPHI Banda Aceh. Untuk menambah wawasannya, Pengurus Pusat DKMA pernah mengutusnya sebagai peserta pelatihan Imam Profesioanal bersama peserta dari beberapa Negara Asean di Institut Latihan Islam Malaysia (ILIM) pada tahun 2010.

Kegiatan sosial lain yang digelutinya adalah membina dan mengasuh anak yatim non panti asal Banda Aceh dan Aceh Besar. Ada sebanyak 35 orang anak yatim yang ditanggung biaya hidup secara rutin, selebihnya sekitar 80 orang berdomisi di Aceh Besar untuk bantuan tidak tetap. Untuk menutupi kebutuhan puluhan anak yatim, Adnan terpaksa menggalang dana dari berbagai pihak, sedangkan untuk 35 anak yatim Gp Beurawe, kebutuhan dana diambil dari tabungan khusus. “Saya selalu menggugah perhatian ummat Islam terutama yang berkemampuan untuk lebih peduli kepada anak yatim, sehingga mereka mendapat pendidikan dan hidup yang layak,” ujarnya.

Pernah salah seorang peserta pelatihan imam di ILIM asal Brunei menjadi donator tetap selama beberapa tahun. Ke depan, suami dari Hj. Syukriani ini terus mencari anakanak yatim yang sangat membutuhkan bantuan sekaligus mencari donator atau bapak asuh melalui media sosial seperti facebook dan lain-lain.

Alumni Dayah Tanoh Mirah ini pernah menduduki posisi penting dalam berbagai organisasi seperti wakil Ketua Perti Banda Aceh, Wakil Ketua NU Banda Aceh, Wakil Ketua HUDA Banda Aceh, Wakil Ketua Inshafuddin Banda Aceh dan Pengurus Bakomubin Aceh. Hingga kini Tgk. Adnan masih dipercayakan sebagai Sekretaris Umum DKMA Kota Banda Aceh. Baskar

comments

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.