Berdakwah melalui Zikir dan Shalawat

Berdakwah melalui Zikir dan Shalawat

GEMA JUMAT, 02 MARET 2018

Sehari-hari selain salah seorang imam rawatib tetap di Masjid Raya
Baiturrahman, Jamhuri Ramli, SQ, MA juga aktif berdakwah melalui zikir dan shalawat. Jika jamaah yang biasa ikut setiap zikir bersama setiap malam Selasa di Masjid Raya, sosok Jamhuri pasti tidak asing. Apalagi pria kelahiran Banda Aceh : 28 Februari 1978 ini juga memimpin zikir dan shalawat di beberapa tempat lain seperti malam
Kamis di Masjid Lambhuk dan malam Jumat di Zawiyah Nurunnabi sedangkan malam Sabtu dan Minggu mengisi pengajian Tahsin dan Tahfi zh Al Quran.

Tidak hanya di Aceh, Jamhuri juga sering mendapatkan undangan Dzikir dan Shalawat ke Jakarta, Batam, Malaysia dan Singapore, bahkan
baru-baru ini mendapat undangan khusus dari Raja Azureen putri Kerajaan Perak Malaysia mewakili Indonesia pada acara malam Maulid Melayu Raya Nusantara di Kuala Lumpur.

Menurut Jamhuri, tujuannya zikir dan shalawat adalah mengajak ummat untuk selalu mencintai Allah dan Rasulullah SAW. Di samping itu anak pasangan Tgk H Ramli Said dan Hj Hindun ini juga berdakwah melalui seni Rapa-i shalawat ternyata banyak dari anak-anak muda. “Bahkan melalui seni mereka tertarik untuk mendalami agama sehingga lebih mudah diajak hijrah ke jalan menuju taat kepada Allah SWT, ujarnya.

Jamhuri diangkat menjadi Imam Masjid Raya Baiturrahman tahun 2005 yang sebelumnya menjadi imam di beberapa masjid di Jakarta. Selain itu ayah dua putra putri ini sering menjadi imam jemputan luar negeri baik Malaysia maupun Bangkok Thailand pada bulan Ramadhan.

Di bidang organisasi, suami dari Rifki Amalia ini cukup aktif. Sebut saja Ketua Forum Ukhuwah Mahasiswa Sumatera (Fumas) di Jakarta (1999-2001), Ketua Yayasan Ulumul Quran Insan Qurani Aneuk Batee (2014 sekarang), Pimpinan Majelis Zikir Zawiyah Nurun Nabi (2015 sekarang), Founder SDTQ Sekolah Dasar Tahfi zhul Qur’an Nurun Nabi (2018) dan menjadi Ketua Badan Kemakmuran Masjid Islahiyah Lambhuk (2018). Pria ini menempuh pendidikan formil MIN Lambhuk (1991), dilanjutkan
Program Tahfi zh Khusus LPTQ Aceh (1991-1992), MUQ Tsnawiyah (1992-1994), MUQ Aliyah Pagar Air (1995-1997), S1 PTIQ Jakarta (1997-2003) dan S2 UIN Ar Raniry Jurusan Pemikiran Islam (2010-2015).
Sedangkan prestasi yang pernah diraih antara lain Juara 1 Hifzil Quran 10 juz Tingkat Nasional di Palu mewakili DKI Jakarta pada (2000) dan utusan Indonesia pada Musabaqah Hifzil Quran 10 juz Tingkat Internasional di Makkah (2001).

Saat ini sang Imam mulai melirik usaha baru dengan membuka Travel Ad Zikra untuk Umrah dan Haji. Pada tahun ini juga membuka sekolah Dasar Tahfi zul Qur’an SDTQ Nurun Nabi yaitu Sekolah Hafal Quran untuk anak usia dini yang mengajarkan adab Islami dan tahsin cara baca Al Quran yang benar dan fasih sesuai dengan tajwid, serta mengajarkan bacaan Murattal imam Haramain.Baskar

comments

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.