Melayani Jamaah Masjid

Melayani Jamaah Masjid

GEMA JUMAT, 02 MARET 2018

oleh: Sayed Muhammad Husen

Masjid adalah pusat kegiatan ibadah, pembinaan dan pelayanan ummat. Sebagai pusat kegiatan, maka masjid perlu dikelola dengan manajemen dan kepemimpinan yang baik (kalaupun belum bisa profesional). Karena itu, pengurus masjid dituntut mampu dan terampil memberi pelayanan terbaik kepada jamaah dan masyarakat di sekitar masjid.

Menurut Drs. Ahmad Yani, ada sepuluh hal harus dilakukan pengurus masjid sebagai bentuk pelayanan kepada jamaah:  membuka masjid 24 jam, menjamin kebersihan, menjamin kenyamanan, menjamin keamanan, menyiapkan imam, khatib dan muballigh yang baik. Hal lain patut dilakukan pengurus masjid:  membantu memecahkan masalah jamaah, memberi santunan berkala kepada jamaah yang membutuhkan, melengkapi sarana dan prasarana, memberi kesempatan jamaah berinfak, serta meminta kritik dan saran.

Apabila kita teliti sepuluh hal tersebut, maka hampir seluruhnya dipenuhi Pengurus Masjid Raya Baiturrahman (MRB). Misalnya, pengurus MRB bersama Pemerintah Aceh telah meningkatkan fasilitas masjid dalam bentuk penambahan tempat wudhuk, parkir dan areal tempat shalat. Telah ditambah juga  taman, fasilitas air bersih dan instalasi listrik.

Dalam bentuk fisik, MRB juga menambah toilet/kamar mandi, AC dan payung elektrik. Yang kita sebut terakhir ini telah menjadi ikon baru MRB, sehingga menjadi daya tarik tersendiri bagi jamaah baik dari dalam maupun luar Kota Banda Aceh. Payung elektrik telah menjadi magnet bagi jamaah dan masyarakat untuk berlama-lama menghabiskan waktu di lingkungan masjid.

Dari segi kemakmuran dan kegiatan pendukung ibadah, MRB terus menerus meningkatkan aktivitas masjid seperti ceramah maghrib dan shubuh, pengajian rutin, dan shalat lail. Kegiatan lainnya adalah Taman Pendidikan Quran (TPQ), Baitul Qiradh Baiturrahman, Radio Baiturrahman, Remaja Masjid, Diploma Bahasa Arab, Tabloid Gema Baiturrahman, Peringatan Hari-hari Besar Islam, fasilitasi pernikahan, serta penerbitan buku.

Apabila kita kembali lihat sepuluh hal yang harus dilakukan pengurus masjid sebagai bentuk pelayanan jamaah, maka pengurus MRB, masih perlu meningkatkan pelayanan dalam hal membantu memecahkan masalah jamaah dan memberi santunan berkala kepada jamaah yang membutuhkan.

Bagaimana hal itu dapat dilakukan? Pertama, pengurus MRB dapat meningkatkan peran Baitul Qiradh Baiturrahman sebagai lembaga yang membantu solusi masalah-masalah ekonomi jamaah.  Kedua, dalam konteks sosial, membentuk Unit Pengelola ZISWAF di lingkungan masjid. ZISWAF adalah media pemecahan masalah sosial dan santunan bagi jamaah fakir dan miskin.

 

 

 

 

 

 

 

 

comments

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.