Syariahkah Perekonomian Aceh?

Syariahkah Perekonomian Aceh?

GEMA JUMAT, 16 MARET 2018

Para ahli mengartikan bahwa sistem ekonomi syariah adalah sistem ekonomi yang menerapkan nilai-nilai islam dalam kegiatan perekonomian rakyatnya. Karena sesuai dengan islam maka sistem ekonomi syariah memiliki dua landasan hukum dalam pelaksanaannya, yaitu : al–Qur’an dan Sunnah Rasulullah.

Demikian disampaikan Fitrah Affandi, SE, M.Si Ketua Jurusan Prodi Hukum Ekonomi Syariah Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Nahdlatul Ulama Aceh saat diminta tanggapannya membangun perekonomian syariah di Aceh. “Hukum – hukum yang diambil dari kedua sumber tersebut sifatnya tetap (tidak dapat berubah dimanapun atau kapanpun, kecuali dalam keadaan-keadaan darurat),” tuturnya.

Ia juga menjelaskan arti dari sistem ekonomi, bila merujuk dari arti sistem ekonomi syariah,  jelas segala sesuatu kegiatan ekonomi syariah merupakan nilai-nilai islam dalam perekonomian yang berlandaskan hukum al–Quran dan Hadits.

“Menjadi pertanyan pertama yaitu dari mana kita memulai perekonomian itu? memulai ekonomi syariah itu, dimulai dari kehidupan rumah tangga dimana islam mengajarkan muamallah dengan perbuatan yang jujur dan amanah serta tidak mengandung riba,” ujar dia.

Jadi, syarat mutlak ini yang pertama sekali kita berikan pemahaman kepada keluarga sehingga kita dapat memberikan contoh kepada masyarakat yang berdampak secara estafet kepada seluruh lapisan masyarkat sehingga keinginan perekonomian yang syariah secara kaffah dapat terwujud.

“Namun disamping estafet yang diharapkan tidak dapat terwujud bila tidak didukung oleh pemerintah sebagai fasilitator, regulator dan stakeholder dalam menjalankan aturan yang jelas dan aplikatif tanpa tebang pilih,” ujar alumni Unsyiah.

Dari luang lingkup ke Aceh-an, yang telah menerapkan syariat islam maka gayung bersambut dengan sistem yang diinginkan dengan namanya ekonomi syariah.  Syariat islam  yang sudah diberlakukan di Aceh merupakan center untuk dapat menerapkan ekonomi syariah secara kaffah.

“Nah sekarang apakah peran  pemerintah sudah menjalankan syariat dengan kaffah? Itu bisa dijawab sendiri oleh masyarakat,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa ada beberapa kiat-kiat dalam membangun perekonomian syariah di Aceh. Bila menginginkan perekonomian syariah dapat berlaku di Aceh dengan kaffah, maka  pemerintahan harus dapat menjalankan syariat islam secara konsisten dan tidak tebang pilih serta memberikan sosialisasi kepada masyarakat tentang arti pentingnya kita melaksanakan syariat islam serta menciptakan dan menumbuhkan beberapa hal.

Pertama, menumbuhkan dari keluarga menggunakan produk- produk yang berlebel halal. Kedua, menggunakan jasa perbankan yang terlepas dari sistem riba alias bank konvensional. Ketiga, membiasakan melakukan kegiatan muammalah dengan cara yang halal tidak mengandung unsur riba. Dan keempat, menciptakan produk-produk unggulan daerah yang bercirikan halal seperti wisata islami.

Karena itu dia menyatakan, disamping upaya yang dilakukan dalam rangka pencapaian pembangunan perekonomian berbasis syariah harus diikuti dengan penerapan prinsip -prinsip yang diajarkan dalam ekonomi syariah kepada masyarakat yaitu, pertama berbagai sumber daya dipandang sebagai pemberian atau titipan dari Allah swt kepada manusia. Cerminan Hak terhadap harta.

Kedua, islam mengakui pemilikan pribadi dalam batas-batas tertentu cerminan dari larangan terhadap institusi anti-sosial. Ketiga, kekuatan penggerak utama ekonomi syariah adalah kerja sama cerminan kesamaan sosial. Keempat, ekonomi syariah menolak terjadinya akumulasi kekayaan yang dikuasai oleh segelintir orang saja cerminan larangan menumpuk kekayaan.

Kelima, ekonomi Syariah menjamin pemilikan masyarakat dan penggunaannya direncanakan untuk kepentingan banyak orang cerminan keselamatan sosial. Keenam, seorang muslim harus takut kepada Allah swt dan hari penentuan di akhirat nanti cerminan batas kehidupan yang pasti berakhir. Dan terakhir ketujuh, zakat harus dibayarkan atas kekayaan yang telah memenuhi batas (nisab).

Bila prinsip-prinsip ekonomi syariah dapat diamalkan oleh masyarakat maka ekonomi syariah tersebut dapat memberikan manfaat kepada masyarakat seperti: yang pertama mewujudkan integritas seorang muslim yang kaffah, sehingga islam-nya tidak lagi setengah-setengah. Apabila ditemukan ada umat muslim yang masih bergelut dan mengamalkan ekonomi konvensional, menunjukkan bahwa keislamannya belum kaffah. Kedua, menerapkan dan mengamalkan ekonomi syariah melalui lembaga keuangan islam, baik berupa bank, asuransi, pegadaian dimana akan mendapatkan keuntungan dunia dan akhirat. Keuntungan di dunia diperoleh melalui bagi hasil yang diperoleh, sedangkan keuntungan di akhirat adalah terbebas dari unsur riba yang diharamkan oleh Allah.

Ketiga, praktik ekonomi berdasarkan syariat islam mengandung nilai ibadah, karena telah mengamalkan syariat Allah. Keempat, mengamalkan ekonomi syariah melalui lembaga keuangan syariah, berarti mendukung kemajuan lembaga ekonomi umat Islam. Dan kelima, mengamalkan ekonomi syariah dengan membuka tabungan, deposito atau menjadi nasabah asuransi syariah berarti mendukung upaya pemberdayaan ekonomi umat. Sebab dana yang terkumpul akan dihimpun dan disalurkan melalui sektor perdagangan riil.

Lebih lanjut, Alumnus USM Malaysia ini mengharapkan Pemerintah Aceh  melakukan konversi Bank Aceh dari system Konvensional  ke syariah itu merupakan langkah nyata menerapkan ekonomi yang berbasis kepada syariah.

“Karena dengan adanya bank yang bersystem syariah dapat menumbuhkan usaha–usaha produktif yang dapat meningkatkan pendapatan masyarakat dengan cara pembiayaan biayai dengan system syariah terlepas dari namanya riba. Namun apakah betul bank yang sudah menggunakan system syariah operasionalnya syariah?,” ujarnya.

Selain lembaga keuangan langkah selanjutnya, menurut hemat kami pemerintah dapat menumbuhkan produk–produk halal yang mencakup makanan dan pariwisata, karena sector ekonomi ini merupakan salah satu sector unggulan di Aceh, langkah awal yang sudah dilakukan yaitu wisata islami masjid raya. Indra Kariadi

comments

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.