Merawat Fahala Puasa

Merawat Fahala Puasa

Gema JUMAT, 18 MEI 2018

Oleh. Tgk.Basri M. Yahya (Penulis Ketua Umum ISKADA Provinsi Aceh, 2004-2007)

Dalam ilmu kesehatan berpuasa adalah salah satu cara untuk melakukan proses detoksifikasi atau pembuangan zat-zat beracun dari dalam tubuh secara alami. Namun proses detoksifikasi ini tidak akan maksimal jika tidak diimbangi dengan penerapan gaya hidup sehat selama puasa.

Itu sebabnya asupan makanan saat sahur dan berbuka serta kebiasaan yang dilakukan selama puasa sangat penting untuk diperhatikan. Hal ini dilakukan agar Anda tetap sehat dan fit saat puasa. Untuk itu, ada beberapa cara sederhana dilakukan selama bulan ramadan agar tubuh tetap fit saat puasa, antara lian adalah jangan lewatkan Makan sahur, penuhi kebutuhan cairan, hindari makanan berminyak, Olahraga dan sebagainya. Lalu bagaimana dengan menjaga fahala puasa?

Ada banyak orang yang nantinya akan kecewa karena mereka tidak mendapatkan pahala apa-apa selama menjalankan puasa, mereka hanya mendapatkan rasa lapar dan dahaga saja. Seperti yang telah kita ketahui, hal yang membatalkan puasa diantaranya adalah makan, minum, berhungan suami istri, haid, nifas dan lain sebagainya. Namun selain itu ada juga beberapa hal yang dapat membuat puasa anda tidak diterima atau tidak mendapatkan pahala. Nah agar puasa anda tidak sia-sia, anda harus menghindari hal-hal yang dapat membatalkan pahala puasa anda.

Menjaga Mata.

Menahan dari dari memandang dan melihat hal-hal yang diharamkan, melihat aurat wanita yang bukan muhrimnya karena wanita itu aurat dan dapat mendatangkan fitnah, Allah SWT telah berfirman :” Katakanlah kepada laki-laki yang beriman hendaklah mereka menahan pandangannya dan memelihara kemaluannya yang demikian itu adalah lebh suci bagi mereka sesungguhnya Allah maha mnegetrahui apa yang mereka perbuat (QS. An-Nur:30)

Menjaga Telinga

Dengan menjaga telinga dari segala hal yang diharamkan atau dibenci kareba manusia akan ditanya tentang pendengarannya. Sebagaimana pula di tanya tentang penglihatannya. Orang yang mengucapkan perkataaan buruk atau ucapan bathil dan orang yang mendengarkannya maka keduanya telah berserikat (koalisi) dalam perbuatan dosa.

Menjaga Lidah

Menjaga dan memelihara dari segala ucapan buruk dan keji dari memfitnah dan sebagainya, Maka wajib bagi seseorang yang puasa untuk meninggalkan perbuatan ini, gibah (menggunjing) namimah (mengadu domba) bertengkar, mencaci maki dan mencela orang lain. Hendaknya ia memilih diam atau menyibukkan diri dengan sesuatu yang dapat mendekatkan dirinya kepada Allah SWT seperti membaa Al-Qur’an, berdzikir, itikaf di masjid dan amar ma’ruf nahi mungkar, karena setiap yang diucapkan manusia kelak akan menjadi bumerang baginya.

Menjaga Perut

Maksudnya adalah jangan sampai memasukkan sesuatu yang diharamkan kedalam perut baik berupa makanan ataupun minuman. Seorang muslim berpuasa menahan diri dari yang halal maka selalayknya mampu menahan diri dari hal yang haram yang dapat mencelakakannya, seorang muslim jangan sampai menjual dalam bermu’amalah atau menjual dagannya dengan sumpah palsu, demikian pula hendaknya dia menjauhi mengambil penghasilan dari segala yang berbentuk riba.

Menjaga Tangan dan Kaki

Mnejaga Tangan dan Kaki agar jangan sampai tangan tersebut melakukan sesuatu yang tidak baik (memukul orang yang tak bersalah) dan kaki jangan sampai dilangkahkan ke tempat-tempat yang haram.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

comments

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.