Dahsyatnya Pahala Membaca Al-Qurán

Dahsyatnya Pahala Membaca Al-Qurán

GEMA JUMAT, 25 MEI 2018

Oleh: Syahril, S.Pd (Guru SMA Negeri 6 Banda Aceh)                                                                                           

Alhamdulillah, kita masih dalam sepuluh  hari pertama di bulan Ramadhan, fase Rahmat. Banyak sekali rahmat yang diturunkan Allah Swt kepada kita. Di bulan ini kita sangat berharap agar sampai pada syahrut tilawah (bulan membaca Al-Qur’an atau bulan menekunkan diri untuk memahami makna-makna Al-Qur’an). Bulan Ramadhan merupakan bulan yang kita tunggu-tunggu, karena Allah Swt memberikan discount besar-besaran, mengobral pahala, Allah Swt melipatgandakan pahala kebaikan yang dilakukan setiap manusia sepuluh sampai 700 kali lipat, sebagaimana Hadits Nabi Saw: “Semua amalan anak adam akan dilipatgandakan (balasannya), satu kebaikan akan dibalas dengan 10 sampai 700 kali lipat.” Allah Swt berfirman: “Kecuali puasa, sesungguhnya itu untuk-Ku, dan Aku yang langsung membalasnya. Hamba-Ku telah meninggalkan syahwat dan makanannya karena Aku.” (HR. Muslim).

Selama bulan Ramadhan kita diperintahkan untuk selalu menegakkan ketaatan kepada Allah Swt, yang  mana salah satunya adalah membaca Al-Qur’an sebagai wujud menegakkan bulan Ramadhan. Sebagaimana yang dituliskan oleh Imam Al-Shan’any dalam kitabnya Subulus Salam: “Menegakkan bulan Ramadhan, yaitu menegakkan malam bulan Ramadhan dengan shalat atau membaca Al-Qur’an.” (Juz II, hlm: 173)

Membaca al-Qur’an di bulan Ramadhan sangat berbeda ketika dibaca di sebelas bulan yang lain. Di bulan-bulan biasa ketika membaca satu huruf, kita akan diberi balasan pahala dengan sepuluh kebaikan. Rasulullah Saw. bersabda:“Barang siapa yang membaca satu huruf dalam kitab Allah, maka baginya satu kebaikan, dan setiap kebaikan dibalas dengan sepuluh kebaikan. Saya tidak mengatakan alif lam mim itu satu huruf, tetapi alif satu huruf, lam satu huruf, dan mim satu huruf.” (HR. Tirmidzi)

Ketika bulan Ramadhan pahalanya akan dilipatkan hingga 700 kali lipat. Untuk lebih mudah memahami kita ambil contoh: kita membaca ayat pertama dari Surah Al-Baqarah, yaitu Alif Lam Mim (tiga huruf), kita mempunyai potensi pahala sebanyak 3×700=2.100 lebik banyak dibandingkan hari-hari biasa yang hanya 3×10=30. Al-Qur’an merupakan kalamullah yang terdiri atas 30 Juz, 114 surah, 6.236 ayat dan 1.027.000 huruf. Adapun jumlah ayat 6.236 adalah menurut kufiyyin, riwayat yang paling sahih dan pasti tentang jumlah ayat Al-Quran. Riwayat ini dinukil dari Ali bin Abi Thalib.

Jadi, jika kita menghatamkan Al-Qur’an selama bulan puasa, kita mempunyai potensi pahala sebanyak 1.027.000×700=718.900.000. Apalagi bila Al-Qur’an dibaca pada malam lailatul qadar, malam yang baik dari pada seribu bulan (83 tahun 4 bulan atau sama dengan 30.415 malam-malam biasa).

Bagaimana dahsyatnya pahala yang kita peroleh jika kita membaca Al-Qur’an satu juz ketika malam lailatul qadar? Kita anggap jumlah huruf dalam satu juz sama, maka 1.027.000 huruf: 30 juz =34.233 huruf. Jadi, jika kita membaca Al-Qur’an satu juz pada malam lailatul Qadar potensi pahalanya adalah 34.233x700x30.415=728.837.686.500. Subhanallah, angkanya mencapai ratusan milyar.

Sungguh sangat merugi jika bulan Ramadhan kita biarkan begitu saja berlalu, tanpa membaca Al-Qur’an. Mari kita jadikan Ramadhan sebagai ladang ibadah kepada Allah Swt.

 

comments

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.