Ribuan masyarakat Woyla Raya padati Safari Subuh perdana pasca Ramadhan

Ribuan masyarakat Woyla Raya padati Safari Subuh perdana pasca Ramadhan

Gema, 18 Juni 2018

 

Sebuah perkara menakjubkan, ribuan ) padati Safari Subuh di mesjid Jami’ Baitul, A’la Pasi Janeng, Woyla Timur pada Ahad, 3 Syawal 1439 H (17/6/18)

Sebuah Kecamatan dengan ibu kota kecamatan Pasi Janeng adalah pemekaran dari Woyla, Luas 132,60 Km², dengan jumlah penduduk 4.640 jiwa, Kepadatan 35 jiwa/Km², Desa/kelurahan 26 Gampong (Wikipedia), berjarak dengan kota Meulaboh +- 65 KM.

Jumlah penduduk satu kecamatan Woyla Timur terkadang bisa kalah jumlah berbanding satu gampong di kota-kota di Aceh.

Pun demikian, jumlah penduduk ternyata tidak bisa menjadi tolak ukur makmurnya sebuah mesjid.

Demikian, pengamatan penulis (Mustafa Husen Woyla) yang sedang mudik lebaran ke daerah asal.

Safari Subuh dan Zikir itu diprakarsai oleh Jamaah Balee Manyang bekerjasama dengan perangkat desa gampong Pasi Janeng.

Sekira setengah jam sebelum azan berkumandang, para jamaah sudah berada dalam itikaf di mesjid sembari melanjutkan qiyamul lail secara munfaridan (secara individual bukan berjamaah).

Terlihat ada jamaah yang baca Al- Qur’an, wirid, zikir, tahajud, sunat wudhuk dan lainnya. Ada juga hanya berdiam diri (itikaf saja).

Setelah azan, jamaah serentak salat sunat fajar kemudian qadha subuh berjamaah, setelah itu baru melaksanakan salat subuh tunai.

Selesai salam imam zikir dipimpin langsung oleh Waled Abdullah Arif dan Tgk Zainal Abidin. Sementera muhasabah dan doa dipimpin oleh Tgk Hasbi.

Dalam doa dan muhasabah, para jamaah larut dalam tangisan tersentuh dengan doa yg diterjemahkan dalam bahasa Aceh.

Lebih pecah lagi ketika Tgk Hasbi mendoakan muslim Suriah dan Palestina.

Tgk Mukhtar, selaku geuchik Pasi Janeng yang didampingi Teuku Saifullah sebagai koordinator menyambut haru antusias warga hadir berduyun-duyun ikut serta dalam Safari Subuh ini.

“Semoga ini menjadi titik awal kebangkitan ummat Islam di pucok (pedalaman) Woyla,” tutup dan harap Tgk Mukhtar.

comments

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.