Menambah Iman Tekuni “Makhluk Halus”

Menambah Iman Tekuni “Makhluk Halus”

GEMA JUMAT, 13 JULI 2018

Dr. dr. Zinatul Hayati, M. Kes SpMK (K)Ahli Mikrobilogi Klinik

Tidak ada ciptaan Allah yang sia-sia di muka bumi, mulai yang bisa dilihat dengan mata sampai yang tidak bisa dilihat seperti bakteri atau virus yang keberadaannya sangat penting. Mikrobiologi merupakan ilmu yang mempelajari tentang “makhluk halus” yang memanfaatkan mikroorganisme (mikroba) sebagai alat untuk meningkatkan kualitas hidup manusia yang keberadaannya hanya bisa dilihat dengan alat tertentu seperti mikroskop atau yang lebih canggih lagi dengan mikroskop electron. Ilmu inilah yang didalami dan ditekuni oleh Dr. dr. Zinatul Hayati, M.Kes., Sp.MK (K) sampai memperoleh gelar Doktor.

Menurut  isteri dari Dr Teuku Fadrial Karmil, MSi, salah satu makhluk halus virus adalah ciptaan Allah yang unik yang hingga kini belum dapat diklassifikasikan oleh manusia. “Kalau kita menggelutinya lebih mendalam, terus terang bisa menambah iman kita kepada Allah sang Pencipta,” tuturnya.

Di balik itu,  ada rasa penyesalan bagi Zinatul Hayati yang saat ini dipercayakan sebagai ketua Muslimat Masjid Serantau (MUSMARA) organisasi sosial kemasyarakatan di bawah Forsimas. Sebagai wanita karir kelahiran Banda Aceh 5 Maret 1964 ini memang pernah bercita-cita menjadi seorang penghafal Al Quran. Namun tidak menyurutkan niatnya untuk berusaha menghafal Al Quran meski sangat sibuk dan usianya yang tidak terbilang muda lagi. “Alhamdulillah saat ini sudah mampu menghafal juz 30 dan 29 bersama beberapa jamaah Masjid Raudhatul Jannah RSUDZA Banda Aceh,” ujarnya.  Tentu saja hal ini harus memberi motivasi kepada kaum  muda atau siapapun untuk tidak menganggap bahwa menghafal Al Quran itu hanya milik orang tertentu terutama kalangan dayah/ pesantren.

Bagi Zinatul Hayati yang akrab disapa bu Atun ini, tidak ada alasan dalam hidupnya untuk  tidak sempat mengurus kegiatan sosial, meskipun sehari-hari cukup sibuk mengatur waktu. Selain staf pengajar Fakultas Kedokteran Unsyiah, ibu dari tiga putra-putri ini juga staf Medis Fungsional Spesialis Mikrobiologi Klinik RSUDZA sejak 2005 dan Kepala SMF Mikrobiologi Klinik juga konsultan Bakteriologi.  Bahkan sampai sekarang ia juga sebagai Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Mikrobiologi Klinik Indonesia (PAMKI) Cabang Aceh sejak 2007.

Namun di sela-sela kesibukannya, masih sempat berkecimpung dalam berbagai organisasi. Tahun lalu Zinatul Hayati melalui Forsimas mengkoordinir pengumpulan bantuan hewan qurban berupa10 ekor sapi untuk muslim minoritas Kamboja.  ”Andai semua orang kaya di Aceh punya kesadaran untuk berqurban, berinfaq dan berzakat, maka cukup banyak dana yang dapat disalurkan kepada mustahik,” katanya. Namun kenyataannya, banyak warga masyarakat terutama di pedalaman yang kurang mendapat perhatian.  Tahun ini bertepatan dengan Idul Adha, ia bersama beberapa anggota MUSMARA akan melakukan perjalanan ke Sydney untuk melihat secara dekat semangat berqurban dan perkembangan muslim di benua Kangguru itu, sekaligus berkunjung ke Ashabul Kahfi Islamic Centre yang didirikan Dr H. Teuku Chalidin Yacob putra asal Aceh.

Putri kelima dari pasangan Drs H. M. Ali Muhammad dan Rohani Juned ini menyelesaikan S1 Kedokteran Unsyiah (1990), kemudian menyelesaikan S2 jurusan Ilmu Kedokteran Dasar (Mikrobiologi) Universitas Pajajaran Bandung (2001) dan S3 jurusan Sains Veteriner (Imunologi dan Bakteriologi) Institut Pertanian Bogor (2005).

Dr Zinatul Hayati pernah mendapat berbagai penghargaan antara lain sebagai Peneliti Terbaik Fakultas Kedokteran Unsyiah (2009), Dosen Berprestasi Tingkat Nasional (2006), Finalis Presentasi dan Pemilihan Dosen Berprestasi Tingkat Nasional (2006) dari Dirjen DIKTI Depdiknas RI dan The Best Oral Presenter pada “Annual Meeting 2003 Indonesian Society for Microbiology” di Malaysia.  Karya tulisnya banyak dimuat di berbagai jurnal baik nasional maupun internsional terutama tentang ilmu mikrobilogi yang ditekuninya. Baskar

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

comments

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.