813 Tahun Banda Aceh

GEMA JUMAT, 27 APRIL2018

Minggu, 22 April 2018 M (6 Syakban 1439 H) Banda Aceh berusia 813 tahun. Bertambahnya usia Banda Aceh merupakan momen bagi setiap lapisan masyarakat hingga pada tingkat pejabat mengintrospeksi perjalanan Ibu Kota provinsi ini. Ketika kita menyebutkan perjalanan pastinya memiliki arah dan tujuan. Pemerintah Banda Aceh seyogianya mempertegas kembali ke mana Banda Aceh akan diarahkan.

Banda Aceh pernah menjadi Ibu Kota Kesultanan Aceh Darussalam yang berdiri pada abad ke-14. Dengan perjalanan Banda Aceh sejauh ini, kita tentunya dapat mempelajari pengalaman terdahulu. Baik itu rintangan, serta solusi untuk mengatasinya. Dengan kata lain kita tidak boleh melupakan sejarah Banda Aceh tempo dulu. Yang namanya sejarah harus dapat dipertanggungjawabkan, dibuktikan, melalui dokumen-dokumen, artefak, dan benda peninggalan berharga lainnya.

Kita sepantasnya mempelajari pengalaman indatu-indatu yang memimpin Banda Aceh. Sekali-kali kita tidak boleh melupakan perjuangan mereka. Sebagai manusia milenial ini kiat sebaiknya menghargai perjuangan mereka mempertahankan Banda Aceh. Caranya adalah menciptakan Banda Aceh sebagai sebuah negeri yang makmur, modern, mampu bersaing di kancah internasional, dan memperkuat pelaksanaan syariat Islam.

813 tahun sudah tergolong masa dewasa sebuah kota. Masa-masa puberitas Banda Aceh sudah jauh terlampau ke belakang. Seharusnya sekarang saatnya Banda Aceh menikmati hasil-hasil yang sudah diperjuangkan selama ini. Hasil-hasil yang dimaksud berupa luasnya lapangan kerja, pendidikan dan pelayanan kesehatan berkualitas, prasarana dan sarana yang mendukung lancarnya pembangunan daerah.

Pembangunan Banda Aceh dari berbagai sektor harus terarah. Jika kita ingin membuat Banda Aceh sebagai negeri islami, kita harus mampu membuktikannya. Sebuah negeri islami memiliki penduduk yang berwawasan, berperadaban, tertib, taat hukum, dan berperan aktif memajukan kota bersama dengan pemerintah. Syariat Islam harus menjadi modal pengembangan Banda Aceh yang modern dalam bingkai syariat. Program-program pemerintah harus fokus kepada tujuan disertai indikator keberhasilan program.

Kami dari Tim Redaksi Tabloid Gema Baiturrahman mengucapkan selamat menyongsong masa depan yang cerah. Ayo, kita mengejar kemajuan! Zulfurqan

comments
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!