Guru Agen Perubahan

GEMA JUMAT, 30 NOVEMBER 2018

Peringatan Hari Guru Nasional (HGN) setiap 25 November menunjukkan bahwa guru memiliki peran strategis dalam pembangunan nasional melalui pendidikan. Peringatan itu merupakan momentum bagi seluruh pihak terkait mengevaluasi sejauh mana sudah perkembangan pendidikan di Indonesia.

Guru sebagai agen perubahan patutnya menyadari perannya dalam dunia pendidikan. Peran guru tidak hanya mengajarkan, melainkan sebagai pendidik yang dapat dijadikan teladan. Profesi guru sekaligus menjadi ladang amal karena menjadi sedekah jariah. Peran itu harus diiringi dengan kapasitas mereka dalam rangka mencapai tujuan pendidikan nasional.

Peran guru sebagai pengajar akan lebih bernilai ketika memiliki wawasan, kecintaannya pada pekerjaan, serta mampu memanfaatkan teknologi informasi untuk mengefisienkan dan menfektifkan proses belajar mengajar. Misalnya, guru dapat menggunakan media sosial untuk menggelar diskusi dengan para siswanya tanpa ada batasan jarak, ketersediaan tempat, dan bisa kapan saja.

Teknlogi informasi juga bermanfaat mengembangkan wawasan guru. Informasi pengetahuan dan penelitian terbaru di dunia internet bisa disandingkan dengan bidang studi ajar guru. Sehingga informasi yang disampaikan guru tidak bersifat monoton. Dari sini dapat dilahirkan diskusi-diskusi yang lebih hidup sehingga meningkatnya daya kritis siswa.

Sedangkan sebagai pendidik, guru diharapkan mampu menciptakan murid yang pintar secara emosional dan spiritual. Kesuksesan tidak hanya dipengaruhi oleh kecerdasannya, melainkan kemampuan yang lebih berhubungan kepada psikologi. Cara paling efektif mengajarkan kemampuan emosional dan spiritual adalah guru menjadikan dirinya sebagai teladan.

Di samping itu, pemerintah bertanggungjawab menyediakan infrastruktur pendidikan yang memadai. Pemerintah perlu membenahi infrastruktur pendukung belajar mengajar demi kelancaran proses pendidikan. Persoalan infrastruktur itu sering dialami oleh lembaga pendidikan yang terletak di daerah pedalaman. Bahkan masih ada akses transportasi guru maupun murid menuju sekolah.

Kemudian, kesuksesan pendidikan tidak terlepas dari pengaruh keluarga. Orang tua tidak bisa mengharapkan sepenuhnya dari guru. Orang tua mesti terlibat aktif untuk mengajarkan dan mendidik anak, tidak cuma di rumah tetapi juga di rumah. Sekarang, mari sama-sama kita bergerak untuk mengembangkan pendidikan Aceh yang maju. Zulfurqan

 

 

comments
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!