Jauhi Rentenir!

GEMA JUMAT, 14 DESEMBER 2018

Saat diwawancarai Gema Baiturrahman, Dr Fikri Sulaiman Ismail mengharapkan Qanun Lembaga Keuangan Syariah (LKS) nantinya diharapkan mampu mengurangi jumlah rentenir yang semakin menjamur. Rancangan Qanun (Raqan) LKS itu sendiri rencananya disahkan pada Desember ini. Lalu, seberapa bahayanya menggunakan jasa rentenir (tengkulak)?

Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), rentenir artinya orang yang mencari nafkah dengan membungakan uang; tukang riba; pelepas uang; lintah darat. Meskipun arti rentenir begitu buruknya, masih ada masyarakat yang tergiur memperoleh uang secara cepat dari mereka. Padahal Allah sudah melarang keras agar muslim menjauhi riba.

Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan Ibnu Majah dan Al-Hakim, “Dari Abdullah bin Masud RA dari Nabi SAW bersabda,”Riba itu terdiri dari 73 pintu. Pintu yang paling ringan seperti seorang laki-laki menikahi ibunya sendiri.”

Pengguna jasa rentenir tidak menutup kemungkinan dihantui teror. Hidupnya akan semakin bergelimang hutang karena jumlah bunga yang tidak mungkin ditutupinya. Sungguh tidak akan bahagia hidup seseorang bila suka mengonsumsi riba. Apalagi tidak ada satu pun dalil yang membolehkan riba. Riba mutlak haram.

Oleh karenanya, masyarakat harus paham betapa bahaya menggunakan jasa rentenir maupun mengonsumsi riba. Namun demikian, pemerintah harus mencari solusi untuk memakmurkan perekonomian masyarakat. Masyarakat tentunya tahu bahwa riba itu haram. Akan tetapi, kondisi perekonomian bisa mendorong seseorang meminjam uang dari rentenir demi menghidupi keluarganya.

Agar jasa rentenir tidak semakin menjamur, masyarakat muslim harus bersatu. Mari kita gemborkan semangat saling tolong menolong, bukan “menghisap darah” orang lain. Bukan juga mengambil manfaat dari kesusahan orang lain. Semangat iman yang dimiliki muslim bisa membangkitkan persatuan umat Islam, baik itu dari segi ekonomi, politik, budaya, dan sebagainya.

Untuk itu pemerintah harus mendukung penuh pelaksanaan syariat Islam. Mari kita tunjukkan bahwa syariat Islam mampu membawa kesejahteraan dalam kehidupan manusia. Kita juga patut mengapresiasi segala pihak yang sudah berupaya melahirkan Qanun LKS. Penerapan sistem perekonomian yang berbasiskan syariat akan menghadirkan keberkahan bagi masyarakat Aceh. Zulfurqan

 

comments
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!