Seperempat Abad Gema Baiturrahman

GEMA JUMAT, 7 SEPTEMBER 2018

Oleh : Sayed Muhammad Husen

Setiap milad Gema Baiturrahman (3 September 1993 – 3 September 2018), kita merindukan satu media Islam profesional hadir di Aceh. Sudah 25 tahun usia Gema Baiturrahman, belum juga media ini terbit sempurna dalam semua hal. Gema Baiturrahman masih sebagai media komunitas masjid yang terbit dengan oplah dan tampilan sederhana. Belum dijual layaknya media massa.

Kekuatan Gema Baiturrahman adalah terbit terus menerus sejak 1993 sebagai media dakwah yang konsisten menyuarakan dan membela syariat Islam. Semua konten Gema Baiturrahman direncanakan untuk membentuk opini yang berpihak kepada Islam dan ummat Islam. Media ini memilih posisi sebagai sarana mencerahkan ummat, menyiarkan dan mendokumentasikan perspektif keislaman dalam semua aspek kehidupan.

Sebagai media berbasis masjid, Gema Baiturrahman telah dan akan melakukan penataan bertahap, hingga memasuki era profesional. Gema Baiturrahman telah merumuskan rencana strategis  2014-2022, yang masing-masing  dibagi dalam tahapan tiga tahun: 2014-2016 Periode Gema Transisi, 2017-2019 Perode Gema Pengembangan dan 2020-2022 Periode Gema Profesional.

Sekarang, Gema Baiturrahman genap berusia seperempat abad (25 tahun) pada 3 September 2018 lalu. Ini artinya, jika kita lihat dari rencana tersebut, Gema Baiturrahman tahun kedua periode pengembangan. Pada periode ini Gema Baiturrahman lebih tajam lagi melihat peluang dan tantangan masa depan. Pada periode pengembangan, pengelola Gema Baiturrahman akan melakukan tindakan konkret untuk mengembangkan media Islam ini dalam semua hal.

Penambahan usia Gema Baiturrahman mengharuskan pengelola media masjid ini memadukan kekuatan internal dan dukungan eksternal untuk kemudian didayagunakan dalam peningkatan kualitas penerbitan dan konten. Sebab dengan tulisan, reportase, ulasan, artikel serta hasil cetakan yang berkualitas akan membuat pembaca tetap setia membaca Gema Baiturrahman.

Pembaca adalah segalanya bagi kami, karena bersama pembaca Gema Baiturrahman memperjuangkan syariat Islam kaffah. Perjuangan ini akan terus berlanjut hingga syariat Islam benar-benar tegak dalam semua aspek kehidupan, termasuk aspek media atau syiar Islam.

comments
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!