Keras terhadap Kafir

GEMA JUMAT, 22 MARET 2019

Oleh H. Basri A. Bakar

Muhammad itu adalah utusan Allah dan orang-orang yang bersama dengan dia adalah keras terhadap orang-orang kafir, tetapi berkasih sayang sesama mereka; kamu lihat mereka ruku’ dan sujud mencari karunia Allah dan keridhaan-Nya, tanda-tanda mereka tampak pada muka mereka dari bekas sujud. (QS. Al Fath : 29)

Dalam ayat tersebut menyebutkan ciri orang mukmin yang bersama Nabi Muhammad SAW, yaitu memiliki sifat keras terhadap orang kafir serta lemah lembut kepada sesama muslim. Sebaliknya, sikap kita kepada sesama muslim menunjukkan rasa kasih sayang bukan saling membenci atau bermusuhan.  

Al-Syaukani dalam Fath al-Qadir menjelaskan maksud dari kalimat asyiddaa u ‘alaa al-kuffar ruhamaa u bainahum adalah “para sahabat ketika bertemu dengan orang yang berseberangan agama terutama menyangkut akidah maka mereka akan bersikap “keras”, sebaliknya apabila bertemu dengan sesama muslim maka akan saling menyayangi satu sama lain (al-Syaukani: 2010, Vol. 5, 55).

Allah telah menjadikan kita sebagai saudara seiman sekaligus diperintahkan untuk menjaga silaturrahim, sehingga kita menjadi ummat yang kuat dan tidak akan dikalahkan. Itulah karakter seorang muslim sejati yang bisa membedakan mana sikap terhadap orang kafir dan sikap terhadap sesama muslim, keras kepada kafir dalam hal agama atau akidah dan lemah lembut serta berkasih sayang terhadap sesama muslim. 

Dalam berinteraksi sosial sehari-hari, seorang muslim boleh saja berteman dengan non muslim. Bahkan siapa tahu, dengan sikap dan akhlak yang kita contohkan akan membuat hati mereka luluh untuk memeluk Islam, seperti yang terjadi pada masa Rasulullah. Banyak kafir Qurasy dan Yahudi yang sebelumnya membenci Rasulullah, berbalik menjadi pembela Islam yang tangguh karena akhlak yang ditunjukkan oleh Rasulullah SAW kepada mereka.

Allah SWT berfirman yang artinya : “Allah tiada melarang kamu untuk berbuat baik dan berlaku adil terhadap orang-orang yang tiada memerangimu karena agama dan tidak (pula) mengusir kamu dari negerimu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berlaku adil.” (QS. Al-Mumtahanah : 8)

MARI SUBUH BERJAMAAH

SUBUH KELILING DKMA

Hari/ tanggal                : Sabtu, 23 Maret 2019

Tempat                        : Masjid  Al Fitrah Asrama Polisi Kuta Alam

Imam                           : Ust. Bukhari M. Ali

Penceramah               : Ust. Masrul Aidi, Lc

SAFARI SUBUH BBC

Hari/ tanggal                : Ahad, 24 Maret 2019

Tempat                        : Masjid  Baitusshalihin Ulee Kareng

Imam                           : Ust. Muhammad Sayuti

Penceramah               : Prof. Dr. H. Farid Wajdi Ibrahim, MA

comments
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!