Bencana Alam

GEMA JUMAT, 13 JULI 2018

Oleh H. Basri A. Bakar

“Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar)”. (QS. Ar-Rum: 41)

Akhir-akhir ini hampir tiada hari kita membaca dan menyaksikan bencana alam di berbagai belahan dunia termasuk Indonesia seperti gempa bumi, angin badai, banjir besar, longsor, kekeringan, kebakaran, berbagai penyakit yang mewabah dan lain-lain seakan telah menjadi tontonan biasa. Yang lebih menyedihkan lagi, semua bencana tersebut dipandang bagaikan peristiwa yang terjadi begitu saja, padahal semua itu atas kehendak Allah, yang berkaitan dengan pembangkangan atau dosa manusia terhadap Allah Yang Maha Pencipta alam ini.

Kalau kita mentadabburkan ayat-ayat Al-Quran terkait bencana alam yang menimpa berbagai umat sebelum kita, sejak zaman nabi Nuh, Ibrahim, Luth, Syu’aib, Sholeh, Musa dan sebagainya, maka kita akan menemukan bahwa apa yang menimpa terhadap mereka pasti ada kaitan dengan kesombongan dan maksiat yang dilakukan oleh penduduk negeri tersebut. Allah berfirman yang artinya : “Yang demikian itu adalah karena telah datang kepada mereka rasul-rasul mereka dengan membawa bukti-bukti yang nyata lalu mereka kafir; maka Allah mengazab mereka. Sesungguhnya Dia Maha Kuat lagi Maha Keras hukuman-Nya” (QS. Ghafir : 22)

Orang-orang beriman kepada Allah dan para Rasulnya, akan memaknai apa saja peristiwa alam yang terjadi adalah atas kehendak dan kekuasaan Allah, mereka hadapi dengan hati yang penuh iman, tawakkal, sabar dan tabah.  Mereka memandang bencana sebagai sebuah ujian dan musibah untuk menguji kualitas keimanan dan kesabaran mereka, atau bisa juga sebagai teguran Allah atas kelalaian dan dosa yang mereka lakukan. Dengan demikian mereka segera kembali ke jalan yang benar dan bertaubat atas kesalahannya.

Allah mengingatkan kita dengan firmanNya : “Dan janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi, sesudah (Allah) memperbaikinya dan berdoalah kepada-Nya dengan rasa takut (tidak akan diterima) dan harapan (akan dikabulkan). Sesungguhnya rahmat Allah amat dekat kepada orang-orang yang berbuat baik.” (QS. Al – A’raf : 56)

 

 

comments
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!