Berbakti kepada Orang Tua

GEMA JUMAT, 9 MARET 2018

Oleh H. Basri A. Bakar

“Beribadahlah kalian kepada Allah dan janganlah kalian mempersekutukan-Nya dengan sesuatupun dan berbuat baiklah kalian kepada kedua orangtua.” (An-Nisa’: 36)

Rasulullah SAW telah menyebutkan besarnya keutamaan berbakti kepada orangtua, bahkan lebih besar pahalanya

dari berjihad di jalan Allah. Hal ini sebagaimana disebutkan dalam Ash-Shahihain, dari sahabat Abdullah ibnu Mas’ud ra, beliau berkata yang artinya : Aku bertanya kepada Nabi SAW, “Amalan apakah yang paling dicintai oleh Allah SWT?” Beliau menjawab, “Shalat pada waktunya.” Aku berkata, “Kemudian apa lagi? Nabi menjawab, “Berbakti kepada orang tua.” Lalu aku berkata, “Kemudian apa lagi?” Beliau menjawab, “Jihad di jalan Allah.” (H.R. Al-Bukhari dan Muslim).

Ini menunjukkan bahwa berbakti kepada orang tua merupakan amalan yang diperintahkan Allah, melebihi perintah berjihad setelah perintah shalat sebagai salah satu rukun Islam. Kewajiban berbuat baik kepada orangtua semasa hidup mereka bukan hanya melihat siapa dan bagaimana keadaan orangtua. Bahkan, Allah SWT memerintahkan kepada hamba-hamba-Nya untuk berbuat baik kepada orangtuanya meskipun keduanya dalam keadaan kafi r sekalipun.

Berbuat baik kepada orangtua sangat banyak caranya dan sangat luas cakupannya. Dapat dilakukan baik dengan ucapan, perbuatan, maupun dengan harta. Juga tidak terbatas pada saat keduanya masih hidup, tetapi di saat keduanya sudah meninggal dunia pun, berbuat baik kepadanya masih bisa dilakukan. Oleh karena itu beruntunglah bagi seseorang yang masih punya orangtua, sehingga dapat memperlakukan mereka dengan baik, menyenangkan hati mereka. Namun bila sudah tiada dapat dilakukan dengan menyukai dan meneruskan amalan-amalan yang baik semasa hidup mereka serta selalu berdoa untuk kebaikan mereka.

 

 

comments
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!