Fitnah Dajjal

GEMA JUMAT, 27 APRIL2018

Oleh H. Basri A. Bakar

“Sejak penciptaan Adam sampai hari kiamat tidak ada satu makhluk yang lebih besar fi tnahnya daripada Dajjal.” (HR. Muslim).

Fitnah (ujian) tentang Dajjal adalah fi tnah yang tergolong besar. Oleh karena itu, para Nabi dan Rasul senantiasa mengingatkan umatnya tentang kedatangan Dajjal. Sebagaimana hadits dari Anas radhiallahu ‘anhu, Rasulullah SAW bersabda : “Tidaklah seorang Nabi pun diutus selain telah memperingatkan kaumnya terhadap yang buta sebelah lagi pendusta.” (HR. al-Bukhari dan Muslim).

Tentang sosok Dajjal, Rasulullah SAW menggambarkan dalam sebuah hadis shahih yang artinya : “Sesungguhnya dia adalah seorang pemuda, rambutnya sangat keriting, matanya menonjol. Dajjal itu keluar di antara Syam dan Irak. Dia lantas merusak kanan dan kiri. Wahai para hamba Allah, tetap teguhlah.” (HR. Muslim). Dalam hadis lain dijelaskan di antara kedua matanya ada tulisan “kafi r” رفاك) ). Orang mukmin dapat membacanya, baik yang bisa membaca atau tidak.

Dajjal akan datang menyesatkan ummat ke setiap penjuru di dunia ini kecuali Mekkah dan Madinah seperti Hadis Rasulullah SAW yang artinya : “Tiada suatu negeri pun melainkan akan diinjak oleh Dajjal, kecuali hanya Mekah dan Madinah. Tiada suatu lorong pun dari lorong-lorong Mekah dan Madinah, kecuali ada malaikat yang berbaris rapat untuk melindunginya. Kemudian Dajjal turun di tanah yang berpasir (di luar Madinah). Lalu kota Madinah bergoncang sebanyak tiga kali goncangan dan dari goncangan-goncangan itu Allah akan mengeluarkan setiap orang kafir dan munafik (dari Mekah dan Madinah).” (HR. Bukhari dan Muslim).

Salah satu yang dapat dilakukan untuk terhindar dari fitnah dajjal adalah dengan berdoa. Di antara doa yang diajarkan Rasulullah adalah: “Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada- Mu dari siksa kubur dan siksa neraka. Dar fitnah (ujian) kehidupan dan kematian serta dari fitnah al-Masih ad-Dajjal.” (HR. Bukhari).

 

comments
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!