Mencintai Al Quran

GEMA JUMAT, 22 FEBRUARI 2019

Oleh H. Basri A. Bakar

Artinya: “Sesungguhnya Al Quran ini memberikan petunjuk kepada (jalan) yang lebih lurus dan memberi kabar gembira kepada orang-orang mukmin yang mengerjakan amal saleh bahwa bagi mereka ada pahala yang besar.” (QS. Al-Isra’ : 9).

Al Quran adalah petunjuk bagi orang-orang yang bertaqwa, petunjuk bagi orang yang ingin belajar. Rahasia negara-negara yang ada di muka bumi dan semua ilmu-ilmu kembali kepada Al Quran. Sampai detik ini, Al Quran masih menyimpan banyak rahasia yang belum mampu diungkapkan seluruhnya oleh ilmuwan. Dari waktu ke waktu ulama dan ilmuwan menemukan hal-hal baru di balik rahasia kalam Ilahi, yang sebelumnya merupakan rahasia yang masih tersembunyi.

Mencintai Al-Quran, membacanya, mempelajarinya dan mengajarkannya adalah merupakan ciri orang-orang terbaik. Ini seperti disampaikan Rasulullah SAW yang artinya: “Sebaik-baik kalian adalah orang yang mempelajari Al Quran dan mengajarkannya.” (HR. Bukhari).

Saat ini ribuan orang buta bisa menghafal 30 juz Al Quran, yang terdiri dari 114 surat dan lebih dari 6 ribu ayat. Namun sebaliknya, ada jutaan orang yang mampu melihat tapi tak bisa membaca Al Quran. Kenapa hal ini bisa terjadi? Jawabnya adalah karena kita kurang cinta kepada Al Quran atau bahkan sama sekali tidak cinta Al Quran. 

Dr. Kholid bin Abdul Karìm al Laahim dalam Mafàtìhu Tadabburil Quràn wa Najàhi fil Hayàti,  menyebutkan tanda-tanda kecintaan hati terhadap Al Quran antara lain hati akan sangat senang di saat membaca Al Quran, duduk untuk membaca Al Quran dalam waktu yang lama, rindu untuk selalu membaca Al Quran, sesibuk apapun aktivitas yang dimiliki seseorang, dia akan selalu rindu dan meluangkan waktu untuk membaca Al Quran. Selain itu selalu kembali kepada Al Quran dalam menyelesaikan permasalahan hidup,  patuh dan taat terhadap perintah yang ada dalam Al Quran serta menjauhi larangan yang ada di dalamnya.

comments
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!