Uswatun Hasanah

GEMA JUMAT, 8 NOVEMBER 2019

Dr. Ir. H. Basri A Bakar, M. Si

“Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah.” (QS. Al Ahzab : 21)

Uswatun hasanah artinya teladan yang baik. Teladan dan panutan terbaik bagi umat Islam adalah Nabi Muhammad SAW. Berikut penjelasan lengkap mengapa Rasulullah diberi gelar uswatun hasanah. Imam Ibnu Katsîr rahimahullah menjelaskan bahwa ayat tersebut merupakan pondasi atau dalil yang agung dalam meneladani Rasulullah terhadap semua perkataan, perbuatan dan keadaan beliau. Orang-orang diperintahkan meneladani Nabi SAW dalam perang Ahzab, dalam kesabaran, usaha bersabar, istiqamah, perjuangan dan penantian beliau terhadap pertolongan dari Rabbnya.

Uswah hasanah (teladan yang baik) ada pada diri Rasulullah.  Dan orang-orang  yang meneladani beliau adalah orang yang menapaki jalan yang akan menghantarkan menuju kemuliaan dari Allah Azza wa Jalla , yakni shirathal mustaqim (jalan yang lurus). Nabi Muhammad SAW disebut sebagai uswatun hasanah atau teladan yang paling baik karena beliau mempunyai aqidah dan akhlak yang mulia yang bersumber dari perintah-perintah Allah. Bahkan beliau disebut oleh Fatimah (ra) bagaikan Alquran berjalan karena tidak ada suatu kata dan perilaku dari beliau kecuali sesuai dengan realisasi dari Alquran.

Allah SWT berfirman yang artinya: “Sesungguhnya Allah telah memberi karunia kepada orang-orang yang beriman ketika Allah mengutus di antara mereka seorang Rasul dari golongan mereka sendiri, yang membacakan kepada mereka ayat-ayat Allah, membersihkan (jiwa) mereka, dan mengajarkan kepada mereka al-Kitab (Alquran) dan al-Hikmah (Sunnah). Dan sesungguhnya sebelum (kedatangan Nabi) itu, mereka adalah benar-benar dalam kesesatan yang nyata.(QS. Ali Imran: 164)

Oleh karena itu marilah kita berusaha meneladani Rasulullah dalam setiap sendi kehidupan kita, sekaligus menjadi bukti bahwa kita termasuk ummatnya yang beriman, karena tidak ada contoh dan teadan yang lebih baik kecuali Rasulullah Muhammad SAW.

MARI SUBUH BERJAMAAH

SUBUH KELILING DKMA

Hari/ tanggal                : Sabtu, 9 Nopember 2019

Tempat                        : Masjid Afurqan Gp. Beurawe

Imam                           : Ust. Bukhari Ali, S.Ag

Penceramah               : Ust. Fahmi Sofyan, SS, MA

SAFARI SUBUH BBC – GABUNGAN

Hari/ tanggal                : Ahad, 10 Nopember 2019

Tempat                        : Masjid Al Makmur Lampriet

Imam                           : Ust. H. Ivan aulia, Lc, MA

Penceramah               : Dr. Tgk. H. Amri Fatmi Anziz, MA

comments
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!