Baiturrahman Masjid Kebanggaan Dunia Islam

Gema JUMAT, 14 Oktober 2016

Banda Aceh (Gema) Ketua Umum Pengurus Masjid Raya Baiturrahman, Drs. H. Zulkifli Hs, MM mengatakan Masjid Raya Baiturrahman adalah masjid kebangaan dunia Islam. Kita bersyukur kepada Allah masjid kita menjadi masjid yang

dihargai oleh orang lain. Mari kitameningkatkan terus pelayanan ummat di masjid ini. Bagi kita para wistawan yang berkunjung ke masjid ini adalah tamu yang wajib kita muliakan. Kita tidak boleh sombong. Jika sombong mereka akan bercerita ke kampung mereka bahwa kita orang Aceh sombong.

Hal tersebut disampaikan oleh Drs. H Zulkifli Hs di Aula bawah Masjid Raya Baiturrahman ketika silaturrahmi dengan keluarga besar Masjid Raya Baiturrahman, Ahad ba’da Ashar, 8 Muharram 1438 H/9 Oktober 2016 yang lalu. Dalam pertemuan itu hadir tokohtokoh masyarakat, Imam Besar Prof. Dr. Azaman Ismail, MA, para imam, para muazzin, para penceramah dan para khadam .

“Saya bukan orang baru di masjid ini, saya sudah ada di masjid raya waktu sekolah di SMP dulu. Saya sangat senang

shalat di masjid ini sejak dulu sampai sekarang. Waktu mahasiswa saya selalu mendengar ceramah-ceramah Maghrib dan Shubuh di masjid ini yang dipancarkan oleh Radio Baiturrahman,” ujar Zulkifli Hasan yang dulu juga pernah aktif sebagai siswa ISKADA.

Lebih lanjut Pak Jol (demikian ia dipanggil) ingin membenah manajemen Masjid Raya Baiturrahman yang modern supaya lebih baik lagi, baik dalam masalah kebersihan, ketertiban dan keamanan. Selama ini memang sudah baik, cuma kita ingin

lebih baik lagi sesuai dengan perkembangan zaman. Ia berjanji akan menggantikan seragam khadam yang lebih baru. Begitu juga seragam, Imam, Muazzin dan seragam Satpam (Security). Ia juga mengimbau para khadam untuk tidak merokok di lingkungan masjid. “Jangan sampai bau rokok masuk ke kamar imam, kamar tamu, kita malu dengan orang-

orang luar,” kata tokoh pelopor shalat jamaah shubuh “BBC” Ahad Keliling tersebut.

Sementara itu, Imam Besar Masjid Raya Baiturrahman Prof Dr. Tgk. H. Azman Ismail, MA menyambut baik, ide-ide yang

disampaikan kan oleh Ketum. Mudah-mudahan program tersebut cepat terealisasi. Apalagi ke depan masjid raya semakin banyak lagi pengunjungnya. Mereka ingin melihat pembangunan baru di depan masjid seperti tempat parkir bawah tanah dan paying buka tutup ala Masjid An-Nabawi di Madinah. Prof Azman juga bercerita tentang terpilihnya masjid raya

Baiturrahman sebagai salah satu masjid yang paling banyak dikunjungi oleh para wisatawan di Indonesia.”Saya dan Ketum Pak Zulkifli Hs baru pulang dari Jakarta untuk menerima penghargaan tersebut. Inilah penghargaannya,

Pak Azman menunjuki Piala dan Piagam yang diberikan oleh menteri Paraiwisata Indonesia.

Dalam pertemuan yang belangsung ba’da Ashar sampai pukul 18.000 WIB tersebut juga diadakan Tanya jawab. Muazzin senior Drs. Tgk. H. Jailani Mahmud mengkritisi zikir malam Jumat (Syeikh Muda Tuanku Samunzir) yang kerap memberi

taushiah dengan kata-kata kasar. Menurut Tgk Jailani Mahmud, itu tidak sesuai dengan peradaban Masjid Raya kita. Kita bisa malu bila di dengar oleh tamu-tamu dari luar Aceh. Tgk Jailani minta Ketua Umum supaya menegur yang bersangkutan.

Ketua Umum berjanji segera memanggil Tuanku Sammuzir untuk berdialog. Jika yang bersangkutan masih kasar, kita melarang zikir di Masjid Raya. Untuk apa berbahasa kasar, kritik kiri-kritik kanan, itu tidak sesuai dengan dakwah bil

hikmah. Saya segera akan memanggil dia, saya tidak takut kepada siapaun atas jalan kebenaran. Dakwah dalam Islam mengajak bukan mengancam, ujar Pak Jol yang kini menjabat sebagai Asisten Keistimewaan Aceh Pembangunan dan Ekonomi Sekda Aceh. (amh)

comments
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!