Edukasi Qurban

GEMA EDISI JUM’AT / SEPTEMBER DAN IDUL ADHA 1437H / 2016M

Oleh: Sayed Muhammad Husen

IBADAH qurban berdimensi vertikal dan horizontal. Secara vertikal ibadah adalah
indikator ketaqwaan seseorang kepada Allah SWT. Pequrban menunjukkan pengorbanan sebagian hartanya. Itu dilakukannya setiap tahun. Tentu saja pengorbanan itu tidak terbatas dalam bentuk qurban, ditunjukkan pula dalam bentuk kepedulian lainnya.

Secara horizontal, qurban bermakna peningkatan kualitas hubungan baik seseorang
terhadap lingkungannya. Denganberqurban, seorang muslim dapat lebih meningkatkan rasa empati terhadap penderitaan kaum mustadh’afi n (tertindas) di sekitarnya. Dengan berqurban, dia memperbaiki pola interaksi dan komunikasi
dengan masyarakat miskin tetangganya.

Dalam kaitan ini, ustadz Muhammad Arifi n Ilham menulis hikmah ibadah qurban,
antara lain, pertama, sebagai bukti nyata ekspresi syukur, “Supaya mereka menyebut nama Allah atas apa yang Allah karuniakan kepada mereka berupa binatang ternak…” (QS Al-Hajj, 22:34).

Kedua, bukti sebagai hamba bertaqwa, “Daging daging qurban dan darahnya itu
sekali kali tidak dapat mencapai (keridhaan) Allah, tetapi ketaqwaanmulah yang
dapat mencapainya…” (QS Al-Hajj, 22:37)

Ketiga, meraih ampunan dosa, ”Fatimah, berdirilah dan saksikan hewan sembelihanmu itu. Sesungguhnya kamu diampuni pada saat awal tetesan darah itu dari dosadosa yang kamu lakukan…” (HR Abu Daud dan At-Tirmizi)

Keempat, berpahala besar, “Pada setiap lembar bulunya itu kita memperoleh satu
kebaikan,” (HR Ahmad dan Ibnu Majah).

Kelima, mendapat kesaksian yang indah dari hewan qurban kita kelak, “Sesungguhnya ia (hewan qurban) akan datang pada hari kiamat dengan tanduk, kuku dan bulunya.

Sayangnya, masyarakat belum teredukasi dengan baik tentang hikmah qurban ini. Sebagian masyarakat merasa miskin, sehingga tak layak berqurban, belum mampu merencanakan qurban dan ada pula yang tak memahami hikmah qurban. Qurban
masih dianggap urusan orang kaya dan masyarakat kota.

Karena itu, edukasi dan upaya membangun kesadaran berqurban perlu dilakukan
sepanjang tahun dengan mamadukan aktivitas penyebaran informasi tentang hikmah qurban dengan simpanan qurban. Edukasi dilakukan melalui pengajian, khutbah
Jum’at dan media lainnya. Sementara simpanan qurban bekerjasama dengan Lembaga Keuangan Syariah.Sudah saatnya Badan Penyelenggara Hari-Hari Besar Islam (BPHBI) menyiapkan Pedoman Edukasi Qurban untuk masyarakat di gampong-gampong. BPHBI tidak lagi semata-mata mengarap qurban elite tingkat provinsi dan kabupaten/ kota. Sudah waktunya kita bantu masyarakat supaya cerdas dan sadar qurban.

comments
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!