Gubernur Aceh

GEMA JUMAT, 30 NOVEMBER 2018

Sambutan Pada Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Tahun 2018 M/1440 H di Masjid Raya Baiturrahman Minggu, 25 November 2018

“BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM” Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Alhamdulillahi Rabbil’alamin,
Wassalatu Wassalamu’ala Asyrafil Ambia-i Walmursalin. Waalaalihi
Washahbihi Ajma’in.

Hadirin dan para undangan yang berbahagia.

Puji syukur kehadhirat Allah SWT atas segala limpahan rahmat dan
karunia-Nya, pada malam ini kita telah dapat berhadir di Masjid Raya Baiturrahman Aceh dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.

Shalawat dan salam sama-sama kita sampaikan kepada junjungan alam Nabi Besar Muhammad SAW, beserta keluarga dan para sahabat Beliau sekalian.

Hadirin yang kami muliakan, Izinkan saya mengawali sambutan singkat ini dengan menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesarbesarnya kepada Ustaz Abdul Somad, Lc, MA, da’i kebanggaan kita yang telah meluangkan waktu untuk hadir kembali ke Aceh dalam rangka menyampaikan tausiah memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.

Begitu juga kepada semua pihak yang telah membantu mensukseskan kegiatan tabligh akbar ini. Disamping itu ucapan terima kasih yang tak terhingga kami sampaikan kepada seluruh jamaah tabligh akbar yang telah berkenan hadir memenuhi undangan kami dalam rangka menyemarakkan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun 2018 ini.

Bapak ibu hadirin yang kami muliakan, Saat ini umat Islam seluruh dunia sangat bergembira dan bersuka cita dengan datangnya bulan kelahiran Baginda Nabi Muhammad SAW yang sering disebut dengan bulan maulid. Masing-masing daerah dan negara di dunia ini punya beragam tradisi dalam menyambut dan memperingati maulid nabi. Dalam tradisi masyarakat Aceh peringatan maulid diselenggarakan selama tiga bulan berturut-turut, dari bulan Rabiul Awal, Rabiul Akhir hingga Jumadil awal. Sudah menjadi hal yang lazim ketika bulan maulid tiba seluruh gampong dan desa di Aceh bersemarak mengadakan berbagai acara dari syukuran (kenduri), zikir, doa, barzanji sampai dengan acara ceramah agama. Tentunya peringatan ini bertujuan untuk menelusuri jejak Nabi Muhammad SAW sebagai tokoh sejagat dengan keagungan dan kebesarannya. Sebagaimana diketahui bahwa tidak ada gambaran semarak mengenai siapapun dalam sejarah manusia yang menyamai lukisan umat Islam atas Nabi Muhammad SAW. Nabi Muhammad adalah sumber pembawa harapan, bukti terbesar petunjuk Allah SWT untuk menyelamatkan manusia. Ajarannya dimulai dari kajian Al-
Qur’an atas akar dari segala konflik umat manusia yaitu benar atau
salah, baik dan buruk, kehancuran atau kebangkitan, hingga beliau
memberi resep yang diperlukan berupa kebenaran dan hidayah serta jalan kebahagian dunia dan akhirat.

Hadirin yang kami muliakan,

Sesuai dengan tema Peringatan Tabligh Akbar tahun ini “Membentuk Pribadi Yang Siddig, Amanah, Tabligh, Fatanah Menuju Aceh Hebat dan Bermartabat”, maka sudah sepatutnya kita sebagai umat Nabi Muhammad SAW agar berupaya menjadi pribadi yang memiliki karakter islami sebagaimana yang dicontohkan
Nabi SAW baik pada tataran pola pikir maupun dari perilaku
keseharian kita sebagai muslim. Ketika ditanya mengenai karakter
nabi, Ummul Mukminin Siti Aisyah pernah mengibaratkan bahwa
karakter Nabi itu sebagai Al- Qur’an, yang bermakna bahwa seluruh
pola pikir dan perilaku beliau sejalan dengan nilainilai Al-Qur’an.
Allah SWT berfirman dalam surat Al-Ahzab ayat 21: “Sungguh telah
ada pada diri Rasullullah suri tauladan yang baik bagimu.”

Oleh sebab itu peringatan Maulid Nabi yang kita selenggarakan setiap tahun hendaknya menjadi wahana mengkaji dan menggali keteladanan secara komprehensif baik dari sisi sejarahnya maupun nilainilai dan misi dakwah yang dibawa Nabi Muhammad SAW. Sehingga peringatan ini bukanlah sekedar untuk seremonial belaka, sekedar mempertahankan tradisi, menghidupkan budaya, tanpa nilai dan hampa makna. Namun peringatan ini harus berdampak positif bagi pola pikir dan perilaku keseharian umat Islam.

Kami berharap agar peringatan maulid tahun ini menjadi momentum untuk menggali nilai-nilai, meneladani spirit perjuangan dan mengaktualisasikan karakter Nabi Muhammad SAW terutama dalam kehidupan masyarakat muslim di Aceh yang sedang Menjalankan Syariat Islam secara kaffah.

Terakhir, kami ingin menyampaikan bahwa dalam rangka mewujudkan cita cita bersama menuju Aceh hebat dan bermartabat dalam seluruh aspek pembangunan baik agama, pendidikan, ekonomi, sosial kemasyarakatan, politik maupun aspek-asepk lainnya. Maka tidak ada jalan lain kecuali dengan membumikan karakter dan sifat Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan pribadi setiap muslim.

Pertama, siddiq yaitu sifat benar baik dalam perkataan maupun perbuatan. Kedua, amanah yaitu terpercaya dalam menjalankan urusan dan kewajiban yang diembankan.

Ketiga, tabligh yaitu teguh dalam menyampaikan kebenaran dan keempat, fathanah yaitu cerdas dalam mensikapi setiap permasalahan yang terjadi di kalangan umat.

Hadirin yang kami muliakan,

Demikian yang dapat saya sampaikan mudah-mudahan Allah SWT merahmati dan meridhai kita sekalian. Amin Ya Rabbal’alamin. Selanjutnya marilah sama-sama kita mendengarkan ceramah agama yang akan disampaikan oleh Al Mukarram Ustaz Abdul Somad, Lc, MA. Kepada Ustadz, waktu dan tempat kami persilahkan.

Wabillahittaufiq walhidayah Wassalamu’alaikum warahmatullahi
wabarakatuh

comments
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!