Masjid Raya Penuhi Standar Masjid Nasional

GEMA JUMAT, 11 JANUARI 2019

Banda Aceh (Gema)

Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh ternyata sudah masuk kategori masjid nasional sejak Agustus 2003. Namun, kata Kepala UPTD Masjid Raya Baiturrahman Ir Abdul Haris MT, hal tersebut belum banyak diketahui publik.

Abdul Haris mengakui bahwa dirinya mengetahui hal tersebut setelah melihat dokumen penetapan Masjid Raya sebagai Masjid Nasional dengan nomor 404 tahun 2003.  Dokumen tersebut ditandatangani oleh Menteri Agama RI Prof Dr H Said Agil Husin Al Munawar MA. “Ini menarik kita publikasikan. Saya kira masyarakat belum banyak yang tahu,” tuturnya saat dijumpai Gema Baiturrahman di Sekretariat Masjid Raya, Banda Aceh.

Sepengetahuan Abdul Haris, di Indonesia hanya terdapat tiga hingga empat masjid yang masuk kategori masjid nasional. Salah satunya adalah Masjid Raya Baiturrahman yang juga masjid kebanggaan orang Aceh. Maka, katanya, pelayanan bagi jemaah Masjid Raya tentu harus semakin baik.

Meskipun demikian, ada beberapa yang perlu dipenuhi untuk menyempurnakan Masjid Raya sebagai masjid nasional. Misalnya, menyiarkan khutbah atau ceramah melalui internet, menyediakan ruang serbaguna berkapasitas 500 tempat duduk, menyediakan mukena bersih 100 unit serta tempat penyimpanannya, memiliki lima kamar penginapan, dan lainnya.

“Masjid Raya punya standar layanan minimal yang harapannya dapat dipenuhi, setidaknya mendekati (standar) dengan keberadaan UPTD,” tutupnya. Zulfurqan

comments
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!