Mensyukuri al-Shamad

Oleh Dr. Sri Suyanta (Dosen Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Ar-Raniry)

Muhasabah 26 Muharam 1440

Saudaraku, dalam mengarungi hidup dan kehidupan ini, ada saja orang yang hidupnya sangat bergantung pada orang lain alias tidak mandiri. Bila dikasih pekerjaan, maka berharap bantuan orang lain untuk menyelesaikannya. Ada juga yang bergantung pada obat-obat tertentu, bahkan ada yang bergantung pada obat-obat terlarang. Padahal yang memberi kita hidup dan kehidupan adalah Allah.

Oleh karena itu menurut keimanan dalam Islam, tempat berlindung orang beriman hanya Allah saja. Nah di sinilah pentingnya, maka dalam muhasabah hari ini kita akan mengulangkaji tentang keberkahan mensyukuri asmaul husnaNya Allah yang relevan dengan kepada siapa idealnya kita harus bergantung, yaitu al-Shamad.

Al-Shamad dimaknai bahwa Allah adalah Zat tempat berlindung, Allah adalah tujuan, Allah sebagai zat yang bergantung semua makhluk. Mengapa? Karena semua makhluk diciptakan oleh Allah. Maka logikanya hanya kepada penciptaNya saja manusia berserah diri dan meminta pertolongan.

Dalam surat al-Ikhlas, Allah berfirman yang artinya, Katakanlah, “Dia-lah Allah, Yang Maha Esa. Allah adalah Dzat yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu. Dia tiada beranak dan tidak pula diperanakkan, dan tidak ada seorang pun yang setara dengan Dia.”

Oleh karena itu, kita layak mengembangkan sikap untuk mensyukuri al-Shamad, baik dengan hati, lisan maupun dengan perbuatan nyata.

Pertama, mensyukuri al-Shamad di hati dengan meyakini bahwa Allah adalah segala-galanya bagi kita. Allah sebagai tempat tempat mengadu dan mengharap pertolongan. Allah sebagai tempat bergantung segala yang ada.

Kedua, mensyukuri al-Shamad secara lisan dengan mengucapkan alhamdulillahirabbil ‘alamin dan memuji dengan asmaNya. Dengan memuji al-Shamad semoga Allah menganugrahi hati kita untuk senantiasa bersyukur, berharap dan berlindung hanya kepadaNya saja.

Ketiga, mensyukuri al-Shamad dengan perbuatan nyata, di antaranya dengan benar-benar menjadikan Allah sebagai tujuan hidup kita, zat dimana kita mengadu, dan tempat kita meminta pertolongan.

comments
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!