Tanggung Jawab antara sesama Mukmin dan Muslim

GEMA JUMAT, 30 NOVEMBER 2018

RUANG HADITS (6)

Prof Dr H. Zainal Abidin Alawy,MA.

Dari Abi Hani’dari’ Amru bin Malik Al-jany,sesungguhnya Fudlalah ibna’Ubaid r.a dia menceritakannya : Sesungguhnya Nabi SAW bersabda : Orang mukmin itu adalah orang yang menjamin manusia terhadap harta mereka dan Jiwa mereka, dan orang muhajir adalah orang-orang yang menyingkir diri mereka dari berbagai kesalahan dan usaha.H.R. Ibnu Majah (Sunan Ibnu Majah Juz kedua, Hadits ke-3934,hal.1298).

Siapakah yang di sebut orang mukmin itu ? orang mukmin adalah orang yang percaya kepada adanya Allah SWT, percaya kepada malaikatnya, kepada kitab-kitabnya, Rasul-rasulnya dan hari akhirat,serta percaya kepada Syurganya dan nerakanya dan percaya juga kepada adanya hidup sesudah mati dan percaya kepada adanya Hari bangkit nanti.

Pengertian Iman menurut terminologi Syari’at adalah berupa’Aqidah yang benar, ucapan dan iqrar, serta perbuatan dan implementasinya dalam bentuk Syari’at: Demikianlah pendapat para iamam. Imam Syafi’i, Ahmad bin Hambal dan Abu’Ubaidah menyatakan bahwa imam itu berupa ucapan dan pengamalan yang kondisinya mungkin bertambah dan berkurang.

Setiap mukmin diberikan tanggung jawab dan beban yang harus diembannya untuk mengamankan dan melindungi mukmin lainnya terhadap harta benda dan hak milik mereka serta nyawa dan jiwa mereka. Harta dan nyawa mereka harus dilindungi. Harta mereka tidak boleh diambil  tanpa hak, tidak boleh dikuasai, tidak boleh dicuri, tidak boleh dirampas. Dengan demikian harta mereka menjadi terjamin dan terpelihara. Apabila terdapat sengketa maka haruslah diurus oleh badan yang berwenang secara adil.

Jaminan berikutnya adalah terhadap nyawa mereka. Orang mukmin haruslah memberi jaminan  keselamatan terhadap jiwa mereka yang lain,sehingga tidak ada yang dibunuh tanpa hak. Tidak boleh menjadi hakim sendiri yang membuat nyawa orang melayang. Begitu ketatnya terhadap perlindungan jiwa orang lain sehingga orang yang secara sengaja membunuh orang lain, maka dia akan dikenakan hukum qishash.

Tidak hanya di jamin terhadap harta dan nyawa, bahkan di hadist yang lain Nabi SAW menambahkan dengan memelihara kehormatan dan martabat orang lain, sebagaimana diriwayatkan dari Abu Hurairah, Nabi SAW bersabda’’: Haram atas setiap muslim menumpahkan darahnya, haram mengambil hartanya dan haram merendahkan martabatnya’’.H.R Ibnu Majah. Hadist yang diriwayatkan Ibnu Mas’ud Nabi SAW me-nyabdakan:’’ mencaci orang muslim adalah perbuatan jahat dan membunuhnya menjadi kufur.H.R. Ibnu Majah.

Muhajir pada asalnya adalah orang-orang yang pindah dari Mekkah ke Madinah, baik sebelum Nabi SAW hijrah, atau hijrah bersama Nabi SAW atau hijrah setelah Nabi SAW hijrah.Pengertian hijrah atau orang hijrah di masa kini adalah orang-orang yang  menghindari diri kesalahan dan dausa,Muhajir itu berusaha menjaga diri dari terjerumus ke dalam perbuatan ma’shiyat dan fahsyah’.

 

 

comments
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!