Wali Kota Ajak Masyarakat Bermuamalah Sesuai Syariah

GEMA JUMAT, 24 NOVEMBER 2017

Banda Aceh (Gema)

Wali Kota Banda Aceh, H Aminullah Usman SE Ak MM mengajak masyarakat untuk bermuamalah sesuai Syariah, yaitu berlandaskan Alquran dan Hadis.

Hal tersebut disampaikan oleh Wali Kota Aminullah saat membuka Workshop “Implementasi dan Pengenalan Produk Ekonomi Syariah Mikro”, Selasa (21/11) di Hotel Hermes Palace.

Acara yang diselenggarakan oleh PT Asuransi Syariah Keluarga Indonesia (ASyKI) dan Reasuransi Syariah Indonesia (ReINDO Syariah) ini diikuti oleh Lembaga Keuangan Mikro, Baitul Qiradh dari Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar serta perwakilan Bank-Bank Syariah.

Aminullah menyebutkan, Kota Banda Aceh dan Aceh pada umumnya telah dinobatkan sebagai daerah yang menerapkan Syariat Islam sejak tahun 2002. Namun dalam perjalanannya, pemberlakuan syariat Islam masih sangat terbatas dan belum menyentuh segala aspek, terutama masalah Muamalah. Padahal Muamalah merupakan hal yang rutin dilakukan setiap hari. Untuk mewujudkan pelaksanaan Syariat Islam secara Kaffah, lanjut Aminullah, semua aspek harus disyariahkan. Namun upaya ini butuh waktu dan proses bertahap.

Dikatakannya, koperasi-koperasi  yang ada saat ini masih banyak yang konvensional. Saat ini Pemko Banda Aceh telah mendapat kepercayaan dan bantuan dari Islamic Development Bank (IDB) untuk membangun sebuah hotel Syariah. Keuntungan dari investasi hotel ini nantinya akan dihibahkan kepada anak-anak yatim Aceh binaan IDB.

Wali kota berharap khususnya bagi para pelaku usaha untuk dapat beralih menggunakan lembaga keuangan yang berbasis syariah, baik perbankan ataupun nonperbankan, dibandingkan dengan yang konvensional, apalagi Aceh sudah menerapkan Syariat Islam, maka sudah sepatutnyalah kita mengimplementasikan nilai-nilai yang terkandung dalam Syariat Islam.  Disamping itu, pentingnya untuk turut mendorong sehingga tumbuh kembangnya industri keuangan syariah ini.

“Hari ini kita menggiring masyarakat untuk bergerak dalam ekonomi mikro syariah. Sebenarnya masyarakat kita bukan tidak mau mempraktekkan sesuai syariah, tetapi belum tahu, maka sosialiasi sangat penting untuk memberi pemahaman. Insya Allah pada Januari nanti kita akan meluncurkan Lembaga Ekonomi Mikro Syariah, yaitu PT Mahira Muamalah Syariah (MMS),” ungkap Aminullah yang juga menjabat sebagai Ketua Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Aceh. Marmus/rel

comments
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!