Zakat Penyokong Utama Raih Kemerdekaan

=

GEMA JUMAT, 29 NOVEMBER 2019

Zakat memiliki peran sangat penting dan punya posisi strategis dalam perjuangan merebut kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Sehingga zakat dianggap penyokong utama para pejuang dalam medan pertempuran.

Hal itu disampaikan oleh Mustafa Kamal, S.Pd.I, Penyuluh dan Tenaga Profesioonal Baitul Mal Kota Banda Aceh, pada acara Sosialisasi Zakat Profesi/Penghasilan Satuan untuk jajaran Prajurit KODAM Iskandar Muda Triwulan IV Tahun 2019,   bertempat di Balai Teuku Umar (BTU) Makodam IM Rabu, (26/11) kemarin.

“Karena punya peran besar dalam membantu perjuangan  para pahlawan di lapangan tempur. Maka, pada 18 Agustus 1866 pemerintah Kolonial Belanda melarang keras, Zakat dan sumbangan atas nama Agama,” papar Mustafa.      

Oleh karena itu, Mustafa menyatakan betapa pentingnya fungsi dan kegunaan zakat. Disamping sebagai salah satu dari rukun Islam, tentu sudah kewajiban bagi setiap muslim dan para prajurit untuk  memahami ilmu tentang zakat.

“pada masa pra kemardekaaan, zakat merupakan sumber keuangan untuk perjuangan. Maka penting kiranya para prajurit sekarang memaknai dan mengisi kemerdekaan dengan berzakat, sehingga dapat menolong rakyat yang hidup di bawah garis kemiskinan,” ungkap Alumni UIN Ar Raniry Banda Aceh ini.

Ia berharap, hendaknya zakat disalurkan sesuai dengan sunnah, yakni melalui lembaga resmi. Sehingga dengan menyalurkan pada lembaga resmi, selain jumlah yang dibantu lebih banyak, porsi yang diterima juga lebih besar. “Tentunya, ini lebih banyak manfaat bagi mustahik,”tambahnya.

Dalam acara sosialisasi zakat di jajaran Kodam IM kemarin, diikuti seluruh unsur jajaran yang berada dibawah Komando Kodam IM. Acara tersebut merupakan serangkaian acara pembinaan mental prajurit yang dikemas dalam tema kegiatan Muhasabah dan Muzakarah Satuan Jajaran Kodam IM Triwulan IV tahun 2019.

Turut hadir dalam acara tersebut, Kepala Pembinaan Mental (Kabintal) Kodam IM Letkol Inf. Roby Bulan, SIP, Wakabintal Kodam IM Letkol Kav. Nanak Yuliana, SE., MM, Seluruh Kasi Bintal Kodam IM, Perwakilan Prajurit dari seluruh Jajaran Kodam IM, Kabid Pengumpulan Baitul Mal Kota Banda Aceh Awaluddin, M.Pd, MMLs serta tim Penyuluh dari Baitul Mal  Kota Banda Aceh.

Kabintal Kodam IM Letkol Inf. Roby Bulan, SIP mengatakan acara tersebut merupakan acara rutin dalam rangka pembinaan perajurit dari seluruh jajaran. Pihaknya berkeinginan  agar seluruh prajurit memahami ilmu tentang Zakat, Infaq dan Shadaqah (ZIS).

Untuk itu, pada kesempatan pihaknya mengundang pemateri dari Baitul Mal Kota Banda Aceh untuk membahas tentang seputaran zakat.  Kedepan, diharapakan dengan adanya sosialiasi tersebut  dapat meningkatkan pengetahuan prajurit TNI di Jajaran Kodam IM tentang Zakat Profesi serta terus menjalin kemitraan dengan Baitul Mal Kota Banda Aceh. (SEREMONIAL)

TEKS :

Penyuluh dan Tenaga Profesioonal Baitul Mal Kota Banda Aceh, Mustafa Kamal, S.Pd.I,, menjadi salah seorang pemateri pada acara Sosialisasi Zakat Profesi/Penghasilan Satuan untuk jajaran Prajurit KODAM Iskandar Muda Triwulan IV Tahun 2019,   bertempat di Balai Teuku Umar (BTU) Makodam IM Rabu, (26/11) kemarin.

FOTO DOK/PENYULUH ZAKAT BMK

comments
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!