Mengajak Remaja Aktif di Masjid

GEMA JUMAT, 14 DESEMBER 2018

Setelah terpilih menjadi Ketua Remaja Masjid Raya Baiturrahman (RMRB) periode 2018-202, Rahmad Maulizar memandang perlunya mengajak para remaja terlibat sebagai remaja masjid. Di komunitas masjid remaja bisa belajar tentang sembari membangun jaringan. Apalagi tantangan remaja tidak hanya berasal dari kelabilan, melainkan juga perkembangan zaman, terutama kemajuan teknologi.

Kemajuan teknologi ibarat dua mata pisau, sangat bermanfaat kalau bisa dimanfaatkan, serta berdampak buruk kalau disalahgunakan. Memang remaja terkadang susah dikontrol, tetapi menyibukkan mereka dengan kegiatan bermanfaat insha Allah sangat efektif menjadikan mereka generasi berkualitas.

“Tantangan remaja identik dengan hal yang sifatnya coba-coba, pergaulan bebas, dan narkoba yang target utamanya adalah remaja. Orang tua terutama sekali harus mengontrol anak-anaknya,” ujar Rahmad saat mendatangi Sekretariat Tabloid Gema Baiturrahman, Kamis (13/12).

Rahmad  bersama Remaja Masjid Raya sudah menyusun program-program selama masa kepengurusannya. Program tersebut seluruhnya bersifat dakwah, seperti qutlah seminggu satu jam. Qutlah persis seperti halaqah yang terdiri maksimal lima orang beserta seorang nazir (mentor). Qutlah berujuan menghadirkan kembali ghirah Islam. Akan ada juga banyak kajian tersetruktur, pembacaan Alquran, tahsin, tahfiz, pembacaan sirah sahabat dan nasihat islam.

Rahmad sendiri berharap bisa mengoordinir RMRB dengan baik. Ia akan berusaha  meningkatkan kemampuannya dalam berkomunikasi dengan pihak luar maupun dalam RMRB. Kemudian  menignkatakn ukhwah teman-teman RMRB agar merasa remaja masjid seperti keluarganya sendiri. “RMRB siap menampung masalah remaja dan mencari solusi bersama,” ujarnya yang memiliki hobi olahraga kelahiran Meureudu, 22 September 1991.

Rahmad yang juga alumni FKIP Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Unsyiah tahun 2014, mengatakan, dengan berorganisasi dapat menambah wawasan pengalaman, dan menjalin hubungan dengan berbagai lapisan masyarakat.

Saat ini Rahmad aktif mengajar di beberapa tempat seperti di TPQ Ruhul Jadid MIN Negeri 6 Banda Aceh, TPA Ar-Rahman Merduati, dan mengajar private. Ia turut aktif menghadiri sejumlah pengajian demi mengembangkan ilmunya. Hal ini pula yang ingin ia tularkan kepada remaja. Setiap orang perlu dibimbing agar sadar untuk terus berada dalam kebaikan. Zulfurqan

 

comments
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!