Tsabit bin Qurrah (836-901 M), Ilmuan Muslim Dunia Ilmuan Serba Bisa

Gema JUMAT, 25 NOVEMBER 2016

Thabit Ibnu Qurra Ibnu Marwan al-Sabi al-Harrani lahir pada 836 M di  Harran, Turki dan wafat pada 901 M. Ia merupakan anggota dari sekte Sabian/Sabi’ah dikenal sebagai Thebit  atau Tsabit

Ia menempuh pendidikan di Baitul Hikmah di Baghdad atas ajakan Muhammad ibn Musa ibn Shakir seorang ahli matematika yang terkesan pada kemampuan bahasa Tsabit. Ia juga ditawarkan untuk  bergabung dengan kelompok ilmiah di Baghdad yang sedang dilindungi oleh khalifah Abbasiyah. Tsabit memiliki berkontribusi pada matematika, astronomi dan mekanika, serta dalam menerjemahkan sejumlah besar karya-karya dari Yunani ke Arab. Tsabit menerjemahkan buku Elements karya Euclid, karya Archimedes, dan buku Geograpia karya Ptolemy.

Ia juga sebagai penerus karya al-Khawarizmi. Karya Thabit tentang Kerucut Apollonius ahkan diterjemahkan dalam bahasa Arab dan Latin. Di bidang astronomi, Ia pernah bekerja di Pusat Penelitian Astronomi yang didirikan oleh Khalifah al-Ma’mun di Baghdad. Selama bekerja di sana, Tsabit meneliti gerakan sejumlah bintang yang disebut Hizzatul I’tidalain, yang ternyata mempengaruhi terjadinya gelombang bumi setiap 26 tahun sekali.

Pada masa pemerintahan Khalifah al-Rasyid, Tsabit mengukur luas bumi dengan menggunakan garis bujur dan garis lintang sehingga  pelaut tidak lagi tersesat di laut Atlantik. Penemuan lainnya yaitu jam matahari (Mazawil asy-Syamsiyyah) serta beberapa bukunya tentang astronomi : 1. Mukhtasar fi Ilmin Nujum (Ringkasan Ilmu Astronomi) 2. Kitab fi Thabai`il Kawakib wa Ta`tsiriha (karakter bintang dan pengaruhnya)  3. Kitab fi Ibhthail Harakah fil Falakil Buruj (gerakan bintang dan galaksi 4. Kitab fi Tarkibil Aflak ( Susunan bintang). 5. Kitab fi Harakatil Falak (gerakan bintang)

Di bidang matematika Thabit memperluas konsep geometri menjadi aljabar untuk  perkembangan geometri non-Euclidean, spherical trigonometri, kalkulus integral dan  bilangan real. Ia menerapkan aspek aritmatika terminologi kebesaran geometri, dan mempelajari kerucut, khususnya parabola dan elips. Dalam bukunya yang Quadrature of

Parabola

, ia menggunakan bentuk hitungan integral untuk mengetahui sebuah bidang dari  parabola, bertujuan untuk menentukan permukaan dan volume. Ia juga menulis sejumlah  persamaan pangkat dua (kuadrat), persamaan pangkat tiga (kubik), dan pendalaman rumus untuk mengantisipasi perkembangan kalkulus integral.

Di bidang mekanika dan fisika dia dapat diakui sebagai pendiri statika. Dia memeriksa kondisi kesetimbangan tubuh, balok dan tuas. Selain menerjemahkan sejumlah besar buku dirinya sendiri, ia mendirikan sebuah sekolah terjemahan dan mengawasi terjemahan dari sejumlah besar buku-buku dari Yunani ke Arab. Net-Son

 

 

comments
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!