Ustadz Felix Siauw – Da’i Muallaf Manfaatkan Waktu untuk Ibadah dan Dakwah

 

GEMA JUMAT, 14 SEPTEMBER 2018

Kedatangan Ustadz Felix Yanwar Siauw (34 tahun) bersama Ustadz Abdus Somad ke Serambi Mekkah kali ini memenuhi undangan khusus dalam rangka Ulang Tahun ke 45 Bank Aceh pertengahan Agustus lalu. Da’i muallaf dan aktivis Islam kelahiran Palembang 31 Januari 1984 ini sempat bersilaturrahmi dengan Remaja Masjid Raya Baiturrahman (RMRB) dan sebelum tampil memberi tausiyah singkat.

Pagi itu pengurus RMRB menjemputnya ke hotel untuk silaturrahim sambil sarapan pagi di salah satu warung di Ulee Lheue. Jam 11.00 siang berlanjut kunjungan ke kebun kurma  Barbate Blang Bintang sampai makan siang bersama di sana.  Keesokan harinya, dari pagi hingga menjelang siang menghadiri acara khusus yaitu acara “Yuk Ngaji” yang diselenggarakan oleh RMRB bekerjasama dengan Seuramoe Reusam. Felix banyak memberi pencerahan dengan topik “the miracle of hijrah” dan dakwah  masa kini dengan memanfaatkan media sosial. Disebutkan kepopuleran Ust  Somad  justru karena adanya tim media yang solid dan profesional.

“Hijrah itu ketetapan, tidak datang kalau tidak ada hidayah. Contohnya kedua orang tua saya, sampai saat ini belum menerima Islam sebagai agama yang benar, padahal bantuannya dalam perjuangan dakwah saya lebih dari apa diberikan orang untuk saya,” akunya.  Bahkan ayahnya  berpesan kepadanya : Jadilah kamu yang terlebih dari pada orang lain, misalnya bila kamu di sekolah jadilah yang tebodoh atau yang terpandai. Ayah Felix yang bernana Iwan punya banyak karyawan. Felix bercerita bahwa meski bukan muslim ayahnya membantunya mengumpulkan karyawan untuk diberi tausiah.

Menurut  Felix, waktu yang disediakan Allah kepada kita sangat singkat, untuk itu  perlu dimanfaatkan untuk ibadah dan dakwah, jangan dihabiskan hanya untuk main game.  “Jalan menentukan tujuan hidup adalah kita harus tahu terlebih dahulu apa tujuan akhir kita dan setelah itu tentukan jalannya,” ujarnya.

Pria yang punya nama lengkap Felix Yanwar Siauw atau dikenal dengan panggilan Ustaz Felix Siauw adalah seorang muallaf beretnis Tionghoa-Indonesia. Ia memulai kariernya sebagai pendakwah setelah dirinya memeluk agama Islam dan menulis buku tentang perjalanan hidupnya.  Ia terlahir dalam keluarga yang beragama Katolik. Felix memeluk agama Islam pada 2002, saat usianya 18 tahun.  Meski kedua orang tuanya non muslim, namun mereka mendukung keputusan Felix untuk memeluk agama Islam saat kelas 3 SMP. Ia mengaku mulai mempelajari Islam saat ia melanjutkan studinya di Institut Pertanian Bogor (IPB).

Sebelumnya, Felix bersekolah di SMA Katolik Xaverius 1 di Palembang.  Pria beristeri Ummu Alila (Iin) yang sudah punya 3 anak ini sempat tidak percaya dengan adanya Tuhan. Namun, saat mempelajari ilmu biologi tentang reproduksi bahwa manusia tercipta dari sperma yang tidak mempunyai akal, Felix kembali berpikir dan yakin bahwa manusia diciptakan dari sesuatu yang spesial, dan juga bahwa Tuhan itu ada.

Pria bermata sipit inipun terus berkelana mencari agama yang mengajarkan bahwa Tuhan itu betul-betul ada dan tidak bertentangan dengan akal manusia. Ia mulai mencari di Kristen Protestan, Budha, dan lainnya, tapi tetap tidak menemukannya. Akhirnya ia menemukan Islam sebagai agama yang benar dan memberikan ketenangan batin bagi dirinya. Baskar/ Anwar

comments
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!