Pengembangan Masjid Raya Dilanjutkan

GEMA JUMAT, 18 JANUARI 2019

Banda Aceh (Gema) – Pengembangan Masjid Raya Baiturrahman (MRB) Banda Aceh akan kembali dilanjutkan. Hal ini diputuskan dalam rapat yang melibatkan sejumlah pihak seperti Imam Besar MRB, Asisten I Setda Aceh, Kepala Dinas Syariat Islam Aceh, UPTD MRB, Karo Isra Setda Aceh, Karo Adpemb Setda Aceh, Perkim Aceh, PUPR Aceh, Asisten II Pemkot Banda Aceh, PUPR Banda Aceh, Kakanwil Depag, dan MPU Aceh.

“Kita sepakat merekomendasikan kepada Pemerintah Aceh untuk melanjutkan pengembangan MRB yang merupakan ikon Aceh sebagai daerah otonomi khusus yang berlandaskan syariat Islam,” ujar Kepala UPTD MRB Ir Abdul Haris kepada Gema Baiturrahman, Senin (14/1) di Banda Aceh.

Ia menjelaskan bahwa ada dua langkah yang perlu segera diambil yakni membuat regulasi berupa peraturan gubernur atau qanun untuk pengembangan MRB. Selanjutnya, mengusulkan pengalokasian anggaran untuk pembebasan lahan untuk pengembangan MRB secara bertahap.

Ia menambahkan, setelah pembebasan lahan, dengan mempertimbangkan Master Plan,  Amdal, DED dan dokumen pendukung yang telah ada, maka pelaksanaan pengembangan MRB bisa dilaksanakan secara bertahap.

Seperti diketahui, pada masa Zaini Abdullah menjabat Gubernur Aceh, pengembangan MRB dibagi menjadi pengembangan jangka pendek dan jangka panjang. Program jangka pendek seperti pembangunan landscape beserta payung eleltrik sudah selesai. Sedangkan pengembangan jangka panjang adalah pembebasan lahan dan bangunan sampai ke tepi sungai Krueng Aceh. Zulfurqan

comments
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!