Jangan Takut Berkurban

GEMA JUMAT, 21 JUNI 2019

Oleh: Nurjannah, M.Si (Ketua Fatayat NU Banda Aceh)

“Kalau lebaran haji, semua tamu kita kasih kenduri,” ucap salah seorang anak pimpinan pesantren di Aceh Besar kepada kami yang silaturrahmi ketika itu. Manfaat kurban dapat dirasakan oleh semua kalangan masyarakat. Apalagi Aceh yang dominannya masyarakat menengah ke bawah disegi ekonomi, tentunya kurban sangat dinanti.

Kurban akan berlangsung jika ada dua belah pihak ada yang berkurban ada pula orang yang berhak memakannya. Kurban  berarti hewan sembelihan. Sedangkan pelaksanaan kurban dilakukan penyembelihan binatang ternak karena Allah.

Waktu pelaksanaan kurban dilakukan pada bulan Dzulhijjah yaitu pada tanggal 10, 11,12 dan 13 bertepatan dengan Hari Raya Idul Adha (hari tasyrik).

Hukum kurban adalah sunnah muakkadah (utama), dan tidak ada seorangpun yang menyatakan wajib, kecuali Abu Hanifah (tabi’in). Ibnu Hazm menyatakan: “Tidak ada seorang sahabat Nabi pun yang menyatakan bahwa kurban itu wajib.

Dimana kisah kurban didalam Islam telah tercantum dalam al-Quran seperti kisah Habi dan Qabil di kisahkan pada al-Qur’an: “Ceritakanlah kepada mereka kisah kedua putera Adam (Habil dan Qabil) menurut yang sebenarnya, ketika keduanya mempersembahkan kurban, maka diterima dari salah seorang dari mereka berdua (Habil) dan tidak diterima dari yang lain (Qabil). Ia berkata (Qabil): “Aku pasti membunuhmu!”. Berkata Habil: “Sesungguhnya Allah hanya menerima (kurban) dari orang-orang yang bertakwa”. (Al Maaidah: 27)”

Begitu pula kisah nabi Ibrahim AS, Allah memberi perintah melalui mimpi kepada Nabi Ibrahim untuk mempersembahkan Ismail. Diceritakan dalam Al Qur’an bahwa Ibrahim dan Ismail mematuhi perintah tersebut dan tepat saat Ismail akan disembelih, Allah menggantinya dengan domba.

“Maka tatkala anak itu sampai (pada umur sanggup) berusaha bersama-sama Ibrahim, Ibrahim berkata: “Hai anakku sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka fikirkanlah apa pendapatmu!” Ia menjawab: “Hai bapakku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu; insya Allah kamu akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar”. Tatkala keduanya telah berserah diri dan Ibrahim membaringkan anaknya atas pelipis(nya), (nyatalah kesabaran keduanya ), dan Kami panggillah dia: “Hai Ibrahim, sesungguhnya kamu telah membenarkan mimpi itu sesungguhnya demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik. Sesungguhnya ini benar-benar suatu ujian yang nyata, dan Kami tebus anak itu dengan seekor sembelihan yang besar. (Ash Shaaffaat: 102-107)”

Syarat Kurban

Syarat seseorang melakukan kurban diantaranya: Pertama, orang yang berkurban harus mampu menyediakan hewan sembelihan dengan cara halal tanpa berutang. Kedua, kurban harus binatang ternak, seperti unta, sapi, kambing, atau biri-biri.

Ketiga, binatang yang akan disembelih tidak memiliki cacat, tidak buta, tidak pincang, tidak sakit, dan kuping serta ekor harus utuh. Keempat, hewan kurban telah cukup umur, yaitu unta berumur 5 tahun atau lebih, sapi atau kerbau telah berumur 2 tahun, dan domba atau kambing berumur lebih dari 1 tahun.

Kelima, orang yang melakukan kurban hendaklah yang merdeka (bukan budak), baligh, dan berakal. Keenam, daging hewan kurban dibagi tiga, 1/3 untuk dimakan oleh yang berkurban, 1/3 disedekahkan, dan 1/3 bagian dihadiahkan kepada orang lain.

Jika punya kelebihan jangan khawatir untuk berkurban karena hewan yang sudah dikurbankan tidak hilang begitu saja, tetapi menjadi kendaraan kita kelak di Yaumil Masyar. Bagus yang kita kurban maka bagus juga kendaraan kita kelak, begitu juga sebaliknya.

Dengan berkurban kita akan mendapatkan hikmah bersyukur kepada Allah atas nikmat hayat (kehidupan) yang diberikan. Ibadah qurban lebih baik daripada bersedekah dengan uang yang senilai dengan hewan qurban.

Dengan berkurban mendapatkan pahala dan kemudahan berjalan di atas shirat dan dengan berkurban kita akan ingat selalu bagaimana kesabaran Nabi Ibrahim dan Isma’il ‘alaihimas salaam, yang dapat menambah ketaatan pada Allah dan kecintaan pada-Nya lebih dari diri sendiri dan anak. 

 

comments
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!