Jujur dan Adil

GEMA JUMAT, 1 FEBRUARI 2019

Oleh: Nurjannah, M.Si (ketua Fatayat NU Banda Aceh)

Jujur dan adil dua kata-kata yang selama ini sangat sulit didapatkan didunia milenial. Menurut Islam adil adalah kebijakan tertinggi dan selalu ada dalam segala manifestasinya yang beraneka ragam. Keadilan merupakan salah satu tujuan setiap agama yang ada didunia ini, termasuk agama Islam yang menempatkan keadilan ditempat yang sangat penting dalam kehidupan berbangsa dan beraneka.

Dalam Quran surat An Nisa ayat 13 yang artinya: “Wahai orang-orang yang beriman, jadilah kamu orang yang benar-benar penegak keadilan, menjadi saksi karena Allah biarpun terhadap dirimu sendiri atau ibu bapa dan kaum kerabatmu. Jika ia kaya ataupun miskin, maka Allah lebih tahu kemaslahatannya. Maka janganlah kamu mengikuti hawa nafsu karena ingin menyimpang dari kebenaran. Dan jika kamu memutar balikkan (kata-kata) atau enggan menjadi saksi, maka sesungguhnya Allah adalah Maha Mengetahui segala apa yang kamu kerjakan.”

Menurut ayat diatas dalam Islam, pertama kita harus bersifat adil kepada Allah SWT, yaitu menjadikan Allah satu-satunya Tuhan yang memiliki kesempurnaan dengan mengikuti setiap perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya.

Kedua, adil terhadap diri sendiri, yaitu menempatkan diri pribadi pada tempat yang baik dan benar. Diri kita harus terjaga dan terpelihara dalam kebaikan dan keselamatan, tidak menganiaya diri sendiri dengan menuruti hawa nafsu yang akibatnya dapat mencelakakan diri sendiri.

Ketiga, adil terhadap orang lain, dengan cara menempatkan orang lain pada tempat dan perilaku yang sesuai, layak, benar memberikan hak orang lain dengan jujur dan benar serta tidak menyakiti dan merugikan orang lain sebagaimana diri kita ingin diperlakukan.

Keempat, adil terhadap makhluk lain, yaitu memperlakukan makhluk Allah SWT yang lain dengan layak dan sesuai dengan syariat Islam dan menjaga kelestarian dengan merawat dan menjaga kelangsungan dengan tidak merusaknya. Misalnya tidak mengganggu dan menyakiti hewan maupun tanaman di sekitar kita.

Jujur

Islam memerintahkan umat Islam untuk jujur ​​kepada dirinya sendiri dan orang lain. Perintah ini berulang kali hadir dalam Alquran dan hadits Nabi Muhammad SAW. Islam memerintahkan muslim untuk mengatakan yang sebenarnya meskipun bertentangan dengan kepentingannya sendiri. Islam memerintahkannya untuk tidak menipu atau mengkhianati orang lain.

Bahkan sabda Nabi Muhammad SAW dengan tegas menyatakan perihal kejujuran dalam islam : “Sesungguhnya dusta membawa seseorang kepada kejahatan, dan kejahatan mengantarkan seseorang ke Neraka.”

Kejujuran juga menyiratkan memenuhi janji, baik tertulis maupun yang diberikan secara lisan, dalam teks dan semangat.

Berlakulah jujur walau itu sulit, dan jangan membiasakan dirimu untuk hidup dalam kebohongan walau dalam keadaan seberat apapun. Kita tentu ingat Rasulullah tidak pernah berbohong. Sampaii suatu ketika Rasulullah menyelamatkan nyawa manusia dalam kategori jujur.

Dengan cara menggeser dua langkah kesamping lalu Rasulullah mengatakan, “Ketika saya di sini (pindah dari tempat semula), sayatidak melihat sosok yang Anda cari” kata Rasul menjawab pertanyaan sekelompok orang. Kira-kira begitulah cara Rasulullah SAW menyelamatkan nyawa orang lain. Sebetulnya Rasul tidak berbohong karena sudah berpindah tempat.

Sangat banyak manfaat dengan bersikap jujur dalam menjalani kehidupan didalam dunia ini, dengan jujur dapat meningkatkan kecintaan Allah SWT, membawa perdamaian, menjauhkan dari hal yang tidak baik, mempromosikan identitas diri, menumbuhkan keberanian, menunjukkan rasa peduli, menciptakan lingkaran cinta, menunjukkan kedewasaan dan penerimaan diri, memupuk koneksi, menghilangkan emosi, menarik kejujuran lainnya, bisa membuat diri tidak bermasalah.

Kejujuran adalah cerminan dari pemikiran dan perasaan kita. Jika kita ingin orang tahu siapa diri kita sebenarnya, jujurlah dalam ekspresi diri. Dan sebagai seorang muslim sejati pastinya kita tau bahwa ini akan mencerminkan pribadi baik. Jika kejujuran menjadi kebiasaan yang tidak disadari, kita akan menjadi sangat menarik bagi orang jujur ​​lainnya. Kehidupan yang penuh dengan orang-orang otentik sangat diperkaya.

comments
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!