Maulud

GEMA JUMAT, 16 NOVEMBER 2018

Oleh: Murizal Hamzah

Pekan depan, 20 November adalah Hari Libur Nasional. Pasalnya, pada tanggal itu bertepatan dengan 12 Rabi’ul Awwal sebagai Hari Kelahiran Nabi Muhammad SAW. Perayaan ini diadakan dari ruang lingkup kecil level gampong hingga di Istana Negara.

Di berbagai daerah, peringatan ini diawali dengan bershalawat, kenduri, serta ceramah Maulud. Setiap daerah di Nusantara memiliki tradisi berbeda yang pada intinya umat harus mengamalkan sikap dan tindakan seperti Rasulullah. Di Yogya, perayaan Maulud dilakap grebek maulid, di Surakarta dengan ucapan sekaten, Banyuwangi dengan endog-endog’an dan sebagainya.

Pemikir Islam As-Sayid Muhammad Alawi al-Maliki menuturkan Allah menjadikan Rabi’ul Awwal sebagai bulan kelahiran Nabi agar keistimewaan dan keutamaan Nabi muncul dari dirinya. Jika Nabi dilahirkan pada bulan asyhur al-hurum, seakan-akan keutamaan Nabi bersumber dan mengikut keutamaan dan keistimewaan bulan-bulan tersebut.

Rabi’ul Awwal adalah bulan yang pada mulanya tidak memilki keistimewaan dan ini menjadi mulia berkat kelahiran Nabi. Orang Arab hanya mengetahui kemuliaan pada Jumat. Setelah Nabi lahir pada Senin, hari itu menjadi mulia.

Di Aceh, peringatan Maulud diadakan selama 3 bulan. Ada yang melaksanakan pada bulan pertama, bulan kedua dan terakhir bulan ketiga. Jadi praktik selama 3 bulan, undangan Maulud hilir-mudik menyapa warga.

Salah tujuan memperingati Maulud yakni mengingatkan kembali perintah bershalawat dan sebagainya. Melalui dakwah, umat diajak merenungkan dan mengamalkan amalan-amalan yang selalu aktual sepanjang masa. Tidak pernah terkuras iktibar-iktibar dari Nabi Muhammad SAW.

Apalagi dalam situasi politik yang semakin panas seperti sekarang. Mengamalkan teladan Nabi Muhammad dari hal-hal yang kecil hingga besar. Jika saja, mayoritas umat Islam mengikuti jejak Nabi, maka sebagian besar masalah kehidupan umat sudah terpecahkan. Masalahnya, kajian-kajian tentang Nabi masih terpasung di dalam masjid, belum terbawa dalam kehidupan sehari-hari.

Nilai moral lain dari Maulud yakni semakin memperkuat silaturrahmi. Melalui kenduri terjadi tegur sapa dan ini lebih rilek. Persoalan di abad teknologi yakni lebih sering menyapa di alam maya daripada di alam nyata. Melalui sentuhan fisik atau tatapan mata lebih banyak hal bisa diselesaikan atau hal-hal yang perlu ditanya ketika bersua.

Melalui Maulud, warga bisa mengantar makanan terbaik dan sehat ke meunasah atau masjid. Ini kesempatan beradu lutut untuk lebih memperkokoh barisan umat. Salah satu kesempatan untuk memuliakan anak-anak yatim piatu sebagai rasa syukur. Kegiatan sosial ini sangat diprioritaskan kepada anak yatim piatu dan kaum dhuafa lain. Makanan sehat dan bergizi harus disajikan kepada mereka bukan kepada pejabat yang sudah setiap hari menikmati makanan lezat.

Dari Maulud juga kita belajar untuk rajin bershalawat dan berzikir. Shalahuddin al-Ayubi mengumpulkan umat Islam melalui jalur memperingati Maulid Nabi saw. Tujuannya untuk memperkuat kekuatan dan persatuan pasukan menghadapi perang salib. Ya kadangkala kita butuh musuh bersama agar umat merapatkan diri dalam shaf berjamaah.

Sampai sekarang musuh bersama umat Islam antara lain pelit mengeluarkan rezeki yang dititip untuk diberikan kepada kaum dhuafa, infaq ke sekolah, masjid, jalan, dan sebagainya. tentu saja, ada musuh dari luar Islam seperti paham cuci kepala umat, aneka paham yang bertentangan dengan ajaran Islam. Kita sadari ada musuh dari luar Islam, namun yang sulit atau tidak disadari adalah memberantas pemikiran dari kalangan umat Islam. Termasuk yang gampang mengkafirkan kepada saudara seiman karena berbeda pendirian atau ideologi.

Sekali lagi melalui Maulud, umat terus disuntik vitamin menjadikan Nabi Muhammad SAW sebagai rujukan dalam kehidupan sehari-hari dari urusan ekonomi, bisnis, bermasyarakat dan sebagainya.

“Sesungguhnya pada diri Rasulullah ada teladan yang baik bagimu, yaitu bagi orang yang mengharap Allah dan hari akhir serta banyak berdzikir kepada Allah.” (Al-Ahzab: 21).

comments
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!