Mendamaikan Umat Beragama

GEMA JUMAT, 9 NOVEMBER 2018

Wawancara : Juniazi, S.Ag, M.Pd (Sekretris Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Aceh)

Indonesia adalah salah satu negara yang menerapkan masyarakatnya untuk hidup rukun. Sebab kerukunan merupakan salah satu pilar penting dalam memelihara persatuan rakyat dan bangsa Indonesia. Tanpa terwujudnya kerukunan diantara berbagai Suku, Agama, Ras dan antar Golongan bangsa Indonesia akan mudah terancam oleh perpecahan dengan segala akibatnya yang tidak diinginkan.

Melihat Indonesia yang masyarakatnya sangat beragam tersebut, kerukunan antar masyarakat terutama antar umat beragama menjadi salah satu hal yang sangat penting diwujudkan dalam kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara. Simak wawancara singkat wartawan Tabloid Gema Baiturrahman Indra Kariadi dengan Sekretris Forum Kerukunan Umat Beragama Aceh H. Juniazi, S.Ag., M.Pd

Apa permaslahan utama di tengah umat beragama?

Persoalan permasalahan yang terjadi ditengah umat beragama itu ada dua, yaitu antar umat beragama dan persoalan intern umat beragama itu sendiri. Persoalan antar umat beragama hari ini yang muncul, ada dua permasalahan. Yang pertama terkait dengan pendirian tempat rumah ibadah. Permasalahan ini  tidak hanya di Aceh, juga hampir seluruh Indonesia, ini menjadi permasalahan. Apakah itu masalah izin pendirian rumah ibadah non muslim atau rumah ibadah muslim. Yang kedua permasalah antar umat beragama hari ini adalah permasalahan misi atau dakwah atau penyiaran agama.

Hari ini masih ditemukan ada penyiaran, atau dakwah atau misi yang melanggar ketentuan yang ada. Didalam ketentuan yang ada penyiaran atau dakwah atau misi agama itu hanya dibenarkan kepada orang atau sekelompok orang yang belum beragama. Tetapi penyiaran atau dakwah atau misi itu tidak dibenarkan kepada seorang atau kelompok orang yang sudah beragama. Ini menjadi permasalahan antar umat beragama, intensitasnya meningkat. Kemudian permasalahana yang lain di internal umat beragama, apakah itu internal umat beragama islam atau internal umat-umat beragama lain. Di internal umat beragama islam itu sendiri muncul pernodaan agama atau aliran sesat, termasuk kita di Aceh ini beberapa waktu yang lalu juga pernah terjadi penodaan umat beragama. Dan satu lagi permasalahan adalah khilafiyah atau furu’iyah, bukan permasalahan subtansi agama, tapi hanya permasalahan cabang-cabang dari agama. Ini yang menjadi permasalahan yang sering menimbulkan perpecahan umat.

Permasalahan ini muncul kenapa, ini pemahaman terhadap teks-teksnas yang ada jadi berbeda. Maka muncul khilafiyah, muncul pendapat di dalam mentafsirkan teknas yang ada, apa itu al-Quran atau Hadits. Perbedaan pendapat ini terjadi bukan hanya umat muslim, umat nonmuslim juga muncul permasalahan ini.

Cara penyelesaiannya?

Saat ini baik itu Pemerintah, melalui Kementerian Agama RI, atau Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dalam menyikapai permasalahan internal umat beragama, lebih kepada mendorong penyelesaian di internal umat beragama itu sendiri. Internal umat beragama ada majelis umat beragama, misalkan kita di Indonesia ada Majelis Ulama Indonesia dan di Aceh juga ada Majelis Permusyawaratan Ulama. Kemudian di agama lain juga ada Persatuan Gereja Indonesia, dan lain sebagainya.

Posisi Pemerintah dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) mencakup permasalahan internal umat beragama lebih diserahkan kepada forum agama itu sendiri. Misalkan hari ini permasalahan yang terjadi di internal umat Islam di Aceh, kita mendorong Majelis Permusyawaratan Ulama untuk menyelesaikannnya, ketimbang kita Pemerintah atau Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) masuk kedalam permasalahan itu. Justru menurut saya, itu belum tentu bisa menyelesaikan masalah yang terjadi di internal umat beragama misalnya. Tetapi kita mendorong bahwa persoalan di intern umat beragama itu diselesaikan oleh internal umat beragama itu sendiri, bukan diselesaikan dari eksternal.

Lalu, apa peran pemerintah?

Peran pemerintah hanya posisi sebagai fasilitator, mediator. Ketika permasalah itu tidak bisa diselesaikan di internal umat beragama itu sendiri, baru masuk Pemerintah dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB). Ketika permasalahan itu bisa diselesaikan oleh umat itu sendiri, oleh majelis agamanya sendiri, justru itu saya kira lebih terhormat, bermartabat, ketimbang permasalahan itu diselesaikan oleh eksternal  umat beragama atau Pemerintah atau FKUB.

Peranan pemerintah dalam menyelesaikan antar umat beragama, itu lebih kepada fasilitator, bukan posisi sebagai eksekutor. Perannya Pemerintah atau FKUB adalah fasilitator, mediator dan katalisator. Jadi FKUB lebih mengarahkan penyelasaian pada mejelis agama itu sendiri ketimbang diselesaikan oleh eksternal.

Keberadaan pemerintah dalam hal penyelasaian masalah intern umat beragama hanya sebatas menfasilitasi aturan yang ada dan membuat aturan yang ada, rambu-rambu yang ada. Persoalan antar umat beragama maupun intern umat beragama belum ada regulasi (aturan) yang kuat yang sudah mengikat, sehimggga permasalahan yang muncul, referensi, regulasiya dasar hukumnya tidak ada. Nah, hari ini tidak ada aturan-aturan setingkat undang-undang yang mengatur hubungan lalu lintas antar umat beragama maupun internal umat beragama itu.

Harapan dan saran Anda?

Pemerintah dalam menyikapi persoalan permasalahan umat beragama, antar umat bergama dan konflik agama, hari ini belum ada aturan yang baku, aturan yang tegas menyikapi permasalahan yang terkait dengan konflik agama. Persoalan hari ini kita lihat, misalnya penodaan agama, masih digunakan Undang-Undang Nomor 1/PNPS tahun 1965 tentang Pencegahan Penyalahgunaan dan/atau Penodaan Agama.

Tapi menurut saya itu belum juga kuat untuk menyelesaikan pemasalahan antar umat beragama, termasuk memberikan sanksi yang tegas kepada pelaku-pelaku konflik yang mengatasnamakan agama, belum cukup kuat. Maka kita FKUB mendorong pemerintah hari ini supaya dibuat aturan. Dibuat undang-undang yang mengatur hubungan antar umat beragama, hubungan intern umat beragama, sehingga kedamaian, kerukunan, keadilan, kemaslahatan itu bisa terus terpelihara dengan baik.

comments
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!