IKAT Silaturrahmi Kemenag dan Walikota

Banda Aceh,- Keluarga Besar Ikatan Alumni Timur Tengah (IKAT) Aceh dipimpin oleh Ketua, Muhammad Fadhil Rahmi melakukan dua pertemuan silaturrahmi dengan Bapak Ibnu Sa’dan, Kakanwil Kemenag RI Aceh dan  dengan Ibu Illiza Sa’aduddin Jamal, Walikota Banda di Kantor masing-masing, Selasa, 10 Februari 2015.
Dalam pertemuan dengan KaKanwil Kemenag RI Aceh yang berlangsung kurang lebih 90 menit tersebut, dibicarakan berbagai hal dan bidang terutama pendidikan dan kiprah para alumni Timur Tengah. Diantaranya, tentang Pelatihan dan Pelaksaan Test Seleksi Calon Mahasiswa Al-Azhar Mesir 2015. “Saya bersama jajaran dengan segenap kewenangan yang ada siap mendukung Pelatihan dan Pelaksaan Test di Banda Aceh.
Sebelumnya, Ketua IKAT Aceh, H. M. Fadhil Rahmi menyampaikan bahwa dari hasil pendekatan nonformal dengan pihak Kementerian Agama RI di Jakarta, sudah ada lampu hijau untuk menjadikan Banda Aceh sebagai salah satu tempat Seleksi Calon Mahasiswa Al-Azhar Mesir, sehingga memudahkan bagi putra putri Aceh yang punya keinginan untuk ikut test tanpa harus bersusah payah ke Medan, seperti tahun-tahun sebelumnya. ”Kemenag RI Pusat hanya butuh permintaan via surat resmi dari Kemenag RI di Aceh. Alhamdulillah pak KaKanwil siap dan sangat responsif. Insya Allah untuk menunjang Test tersebut, IKAT akan melaksanakan Pelatihan selama sebulan bagi calon Mahasiswa yang notabenenya para tamatan Dayah/Pesantren maupun MAN sebagai bekal persiapan test nantinya,” jelas Fadhil
Sementara itu, pada pertemuan dengan Walikota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Jamal yang didampingi Sekda, Asisten I dan para kepala SKPK, diantaranya Kepala Dinas Syariat Islam, Mairul Hazami, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga, Saridin, Kepala DPKAD, Purnama Karya, dan beberapa pejabat teras Pemko lainnya membicarakan banyak hal terutama menyangkut tentang pelaksaan syariat di Aceh, rencana program kegiatan bersama, sampai dengan diskusi masalah keagamaan Ibu Walikota menyambut baik rencana-rencana program yang dipaparkan oleh Ketua IKAT Aceh, diantaranya program Kafalah, Summer Camp, dan beberapa kegiatan lainya.
”Silahkan melaksanakan kegiatan-kegiatan yang bernuansa islami dan membawa kebaikan kepada ummat. Karena untuk mewujudkan Banda Aceh sebagai Model Kota Madani, kita perlu dukungan berbagai pihak. Dan dengan kekuatan Alumninya, untuk muatan keislaman, IKAT saya rasa bisa mengambil peran besar,” pungkas ibu Walikota pada pertemuan yang berlangsung lebih dari 3 jam dalam suasana penuh keakraban tersebut.
Dalam dua pertemuan tersebut, kepada Pasangan tokoh muda aceh tersebut, IKAT Aceh menghadiahkan buku “Daulah Shalihiyyah Di Sumatera”, Karya Tgk. Taqiyyuddin Muhammad, Lc.
Ikut hadir dalam pertemuan para pengurus dan penasehat IKAT Aceh, diantaranya Teuku Azhar Ibrahim (Penasehat), Masrul Aidi (Wakil Ketua), Ahmad Rizal Amiruddin (Koordinator Calon Mahasiswa), Muhammad Fadhillah (Sekretaris Umum), Badrul Munir (Manager Program Summer Camp IKAT), Fakhrurrazi Yunus (Penasehat) dan M. Zubir Yunus (Manager Program Kafala IKAT). Marmus/rel