Peminat Jasa Travel Umrah Terus Meningkat

Pergi ke Makkah untuk menunaikan ibadah haji merupakan nikmat yang tidak ternilai harganya. Jamaah haji yang telah tiba di kampung halamannya memiliki kerinduan untuk kembali ke sana. Kerinduan tersebut kiranya dapat terobati dengan melakukan ibadah umrah.
Seiring dengan meningkatnya kemauan masyarakat untuk umrah, biro pelayanan jasa travel umrah pun semakin menjamur di Aceh. Biaya keberangkatan melalui travel pun bervariasi. Mulai dari Rp25 juta hingga Rp27 juta. Tergantung tingkat pelayanan yang diberikan masing-masing travel.
Direktur Biro Perjalanan Haji dan Umrah Al-Mabrur, Ir. Tgk. H. Abdul Muthalib Buchari, mengungkapkan, tahun 2013 jamaah umrah yang berasal dari Aceh mencapai 23 ribu orang. Tahun 2014 mengalami peningkatan menjadi 25 ribu orang.
Sambungnya, saat ini ia mampu mengantar jamaah umrah satu bulan sekali. Rata-rata, jumlah jamaah yang ia berangkatkan mencapai 90 orang sekali berangkat. Mereka berasal dari berbagai daerah seperti Aceh Selatan dan Pidie. Sedangkan umumnya berasal dari Banda Aceh.
Biasanya, jamaah diberangkatkan dengan pesawat Garuda. Jika seat Garuda penuh, maka akan dialihkan ke pesawat Saudi Airlines. Rute berangkatnya, Al-Mabrur mengusahakan jamaahnya bisa berangkat langsung dari Banda Aceh ke Jeddah.
Al-Mabrur akan memberangkatkan jamaah yang telah mendaftar satu bulan sebelumnya. Biaya yang dikenakan per orangnya sebesar Rp27 juta all in. Di Makkah, jamaah akan menginap di hotel berbintang empat. Ketika jamaah yang didampingi Tgk. Abdul tiba di Jeddah, mereka juga akan disambut oleh perwakilan Al-Mabrur di sana.
Menurutnya, tujuan utama travel umrah yang ia jalankan bukan bertujuan untuk bisnis. Dengan melayani jamaah umrah, maka Allah akan membukakan pintu rezeki kepada hambanya. Baginya, mendapatkan kesempatan pergi ke Makkah satu bulan sekali adalah hal yang luar biasa.
“Bagi saya, jasa travel umrah ini tidak bisa dikatakan sebagai bisnis. Karena kita telah dipercayakan Allah sebagai khidmatul hujjah, pelayan tamu Allah,”katanya.
Saat ditanyakan jumlah fee yang ia dapatkan, Tgk. Abdul enggan menjawabnya. “Ada fee-nya, naik-naik turun. Tergantung jumlah jamaahnya dan pesawat yang kita naik. Kalau kita naik Garuda kan tiketnya mahal, tapi pelayanannya bagus,”pungkasnya.
Hal senada juga diungkapkan oleh Direktur PT. Mangat Usaha Travel Riza Aqli. Katanya, orang Aceh yang pergi umrah berpotensi besar. Travel yang bekerjasama dengan Abu Makkah ini biasanya memberangkatkan jamaah ke Jeddah minimalnya 30 orang. Sedangkan maksimalnya hingga saat ini mencapai 90 orang.
Biaya per orangnya dikenakan sekitar Rp25 juta. Sebelum berangkat, mereka akan dibekali dengan manasik selama dua minggu. Umumnya, jamaah yang ditemani Abu Makkah ini berasal dari Meulaboh.Agar bisa dikenal luas, Riza mempromosikan travelnya melalui media cetak, dari mulut ke mulut, tempat pengajian dan sebagainya. Anda tertarik menjalankan usaha ini? Furqan