Dubes Swedia Kunjungi Masjid Raya dan Balaikota

Gema-Banda Aceh
Duta Besar Swedia untuk Indonesia, Mrs Johanna Bismas Skoog telah berada di Banda Aceh. Setelah melakukan pertemuan dengan Gubernur Aceh Dr Zaini Abdullah, Dubes yang juga didampingi Wakil Direktur Jenderal dan Kepala Departemen Regional Asia dan Pasific Kementerian Luar Negeri Swedia, Mrs Helena Sangeland, Mantan Sekretaris Negara pada Kementerian Luar Negeri di Stockhlom, Mr Bengt Save Soderbergh serta pejabat administratif Departemen Regional Kementerian Luar Negeri Swedia, Johan Hultquist berkunjung ke Masjid Raya Baiturrahman dan sebelumnya ke Balaikota Banda Aceh, Rabu (8/4/). Rombongan diterima Sekdakota Banda Aceh Ir Bahagia Dubes Swedia Kunjungi Masjid Raya dan Balaikota DiplSE bersama para Asisten dan Kadis Syariat Islam Kota Banda Aceh Mairul Hazami SE.
Di Balaikota, Mrs Johanna dan rombongan juga menanyakan hal-hal seputar Syariat Islam, terutama terkait dengan Islam memperlakukan kaum perempuan. Ia menanyakan apakah penerapan Syariat Islam yang diberlakukan di Banda Aceh membatasi ruang gerak perempuan dalam kontribusinya untuk pembangunan?.
Tekait hal ini, Ir Bahagia meminta Kadis Syariat Islam Kota Banda Aceh, Mairul Hazami untuk mejelaskan, Islam tidak diskriminatif dan sangat menghormati keberadaan perempuan. Dalam penerapan Syariat Islam di Banda Aceh, kaum perempuan justru diberi ruang yang seluas-luasnya dalam proses perencanaan pembangunan Kota.
“Warga kota juga sangat respect dengan perempuan, buktinya warga memberikan kepercayaan kepada perempuan untuk memimpin Banda Aceh, pada sosok Hj Illiza Sa’aduddin Djamal SE, Walikota Banda Aceh,” ujar Mairul.
Selain menghormati perempuan, Islam juga sangat menghargai dan menghormati terhadap pemeluk agama lain. Hal ini dapat dibuktikan dengan kondusifnya kehidupan umat beragama di Kota Banda Aceh dimana masing-masing pemeluk agama dapat melaksanakan kegiatan ibadah sesuai dengan ajarannya dengan nyaman. (nur/rel humas pemko)