Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Kunjungi Kator PWNU Aceh

Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Prof. Muhammad Nasir, mengatakan organisasi besar seperti Nahdatul Ulama (NU) harus mampu menjalin komunikasi yang baik dengan berbagai pihak. Dia juga berharap kader NU bisa menjadi insan yang berkualitas dan berwawasan tinggi.
Hal ini disampaikan Menristek saat berkunjung dan bersilaturahmi dengan para kader NU, di kantor PW NU Aceh, Minggu, 5 April 2015.
“Organisasi yang besar harus mampu menciptakan insan-insan yang berkualitas,” katanya.
Menristek juga meminta seluruh warga NU agar mampu bersaing dalam menghadapi kerasnya pengaruh global dan mampu menjadi Sumber Daya Manusia (SDM) yang bertanggungjawab.
Dia juga berjanji akan memberikan beasiswa kepada seluruh kader terbaik NU dan warga Aceh yang memiliki kemampuan akademik terbaik. Hal ini bertujuan untuk membuat para kader agar mampu bersaing dengan tantangan global yang kian besar.
Di sisi lain, Menristek berpesan kepada seluruh kader NU untuk tetap istiqomah terhadap pengelolaan dan tanggungjawabnya memperkokoh dan membesarkan organisasi tersebut. Mereka juga diminta menjalankan tugas dan tanggungjawabnya terhadap agama dan bangsa.
Selanjutnya, Menristek juga meminta kepada semua kader NU untuk terus berusaha menciptakan eko nomi masyarakat yang mandiri, pemanfaatkan kementerian melalui peternakan dan pertanian untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.
“NU tidak boleh terpecah-pecah mengingat di bulan Agustus akan ada muktamar nasional di Jombang, Jawa Timur. NU harus menjadi ormas yang kuat jangan sampai bercerai berai karena kepentingan sendiri,” katanya.n